Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [MILKLIFE Superliga Junior 2026] Maria Kristin Terapkan Strategi Cemerlang dan Bawa Putri U17 PB Djarum A ke Final
07 November 2026
[MILKLIFE Superliga Junior 2026] Maria Kristin Terapkan Strategi Cemerlang dan Bawa Putri U17 PB Djarum A ke Final
 
 

Tiket final Milklife Superliga Junior 2026 berhasil diamankan oleh tim putri U17 PB Djarum A, setelah di laga semifinal hari ini, Sabtu (7/11) mengalahkan PB Exist dengan skor 3-1 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

PB Djarum A sempat tertinggal lebih dulu 0-1 setelah wakil pertama tunggal putri  Salsabiela Alysa Mukti harus mengakui keunggulan Putri Riska Melani dan kalah 12-15, 15-13, 12-15.

Kemudian PB Djarum A mampu menyamakan kedudukan 1-1 setelah wakil kedua tunggal putri Kali Rahmadani berhasil mengalahkan Berlian Indah Pinastika dengan dua gim langsung 15-12, 15-5.

Di partai ketiga, PB Djarum A semakin percaya diri setelah wakilnya Erni Rusliana mampu menyumbang poin kedua bagi timnya, setelah berhasil mengalahkan Chintya Cahyaningtyas Ayu Widayat lewat pertarungan sengit tiga gim 9-15, 15-11, 15-13. PB Djarum A balik unggul 2-1.

Keberhasilan PB Djarum meraih tiker final akhirnya dipastikan setelah ganda pertama  Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya Renasya mampu menyudahi perlawanan Aqilah Malika Nur/Pinastika Berlian Indah dengan dua gim langsung 15-6, 15-12.

Dengan keunggulan 3-1 untuk PB Djarum A atas PB Exist, maka partai keempat yang seharusnya mempertemukan ganda putri Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia melawan Widayat Chintya Cahyaningtyas Ayu/Wijaya Yemima Febryanti tidak dimainkan.

Kemenangan kali ini salah satunya faktor keberhasilan pelath tunggal putri PB Djarum, Mari Karistin Yulianti yang menerapkan strategi baru. Sebelumnya kedua tim ini sendiri sudah bertemu di babak penyisihan grup. Kala itu, tim PB Djarum berhasil menang 3-2. Namun, dua kekalahan dialami oleh tunggal pertama dan kedua.

Menariknya di babak penyisihan grup sebelumnya yang memnpertemukan wakil PB Djarum, Almaira Dzakira Wulanda Lestari kontra wakil PB Esit, Berlian Indah Pinastika sama-sama tidak diturunkan di partai semifnal hari ini.

“Kami sudah mengira mereka pasti akan menerapkan perubahan pemain juga di tunggal. Paling enggak kami sudah prediksi kira-kira siapa lawannya. Terpenting kami sudah memberikan semangat sama anak-anak, gak ada yang mungkin, tergantung dirinya masing-masing mau menang apa enggak,” ungkap Maria.

“Melihat mereka saat latihan dan di fase grup kami melihat lebih yakin menurunkan Erni. Sebenarnya pertandingan lebih berat sekarang. Di fase grup pun kami usaha dulu dan ternyata di semifinal, Ketemu PB Exist lagi. Kami pelatih dan manajer selalu mengatakan ke anak-anak gak usah mikirin menang atau kalah dulu. Meskipun di grup kita menang, di semifinal belum pasti. Selalu diterapkan ke anak-anak agar berusaha maksimal,” tutur peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu.

Selanjutnya di final PB Djarum A akan berhadapan dengan PB Mutiara Bandung.

“Di final waspada harus tetap di jaga. Jangan remehin lawan, karena di final semuanya sama-sama nekad, tinggal selangkah lagi, apapun pasti dilakukan. Intinya jangan lengah, yakin, berusaha dan apapun yang terjadi di lapangan harus bisa menghadapi,” pungkas Maria. (AH)