
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Martin, menargetkan hasil maksimal pada ajang Polytron Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 2–7 Juni 2026. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian HSBC BWF World Tour Super 1000 dan menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia.
Daniel mengaku ingin kembali memenuhi target setelah meraih hasil positif pada turnamen sebelumnya di Thailand. Bersama Leo, ia berharap dapat melanjutkan tren positif tersebut di hadapan pendukung sendiri.
"Setelah Thailand Open, kami harus memenuhi target lagi di Indonesia Open. Keinginan kami tentu bisa menjadi juara di sini," ujar Daniel.
Meski demikian, persiapan Daniel menuju Indonesia Open tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ia mengungkapkan sempat mengalami masalah pada kakinya saat mengikuti turnamen di Malaysia hingga terpikir untuk mengundurkan diri.
"Kaki saya sempat mengalami kendala. Di Malaysia saya sempat ingin mengundurkan diri. Namun untuk Indonesia Open, saya siap berjuang," katanya.
Daniel juga menyoroti persaingan menuju Olimpiade yang menurutnya masih terbuka lebar, khususnya di sektor ganda putra Indonesia. Ia menegaskan seluruh pasangan Indonesia berkompetisi secara sehat demi mengharumkan nama bangsa di level dunia.
"Persaingan Olimpiade masih terbuka untuk ganda putra. Kita bersaing secara sehat dan menunjukkan bahwa ganda putra Indonesia bisa bersaing di dunia," ungkap Daniel.
Pada babak pertama Polytron Indonesia Open 2026, Daniel/Leo akan menghadapi pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei dan Yang Po-Hsuan. Pertandingan tersebut diperkirakan berlangsung sengit mengingat kualitas kedua pasangan yang sama-sama memiliki pengalaman di level internasional. (AH)
