
Sejak bergabung di PB Djarum pada tahun 2018 lalu, pebulutangksi tunggal putra kelahiran Boyolali, 22 April 2008, Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi memang belum menunjukkan kemampuannya untuk bisa menjadi yang terbaik disetiap turnamen yang diikuti. Hasil terbaiknya yaitu menjadi runner up Sirkuit Nasional B Sumatera Utara 2022.
Namun begitu, Habsyi tak pantang semangat untuk terus mecoba. Kali ini, ia tengah mencoba peruntungannya di ajang Scarlet Badminton Open Tournament [SCBOT] 2023 yang sedang beralngsung di GOR Nanggala Cijantung, Jakarta Timur.
Hari ini, di babak kedua Habsyi berhasil meraih kemeangan atas wakil Candra Wijaya, Raffa Gio Sinathrya dengan 21-15, 21-14.
“Pertandingan tadi kesulitannya kurang fokusn sama kurang jagain pukulannya. Kunci kemenangannya main sabar, berani dan banyak pukulan. Sama mainnya lebih agresif daripada lawan,” tutur Habsyi.
Di babak ketiga besok, Kamis (20/9) Habsyi akan berhadapan dengan Muhammad Fahri Rian Pribadi. “Untuk besok jaga fokusnya sama berani main banyak pukulan,” ucap Habsyi.
Belum pernah mencicipi gelar juara, Habsyi berharap bisa pecah telur di turnamen ini. “Saya berharap banget di sini bisa pecah untuk juara. Karena selama di PB Djarum belum pernah merasakannya. Semoga di sini bisa terwujud,” tutup Habsyi. (AH)
