PB Djarum hanya menyisakan satu wakil ganda campuran remaja di babak semifinal Astec Open XII Badminton Championships 2016. Tiket itu datang dari pasangan Bernadus Bagas Kusuma Wardana/Aldira Rizki Putri. Ketika di laga perempat final, Kamis (13/10) bertempat di GOR Sumantri Brojonegoro, Jakarta, Bernadus/Aldira mengalahkan wakil Jaya Raya Jakarta Ghifari Anandaffa Prihardika/Inas Hasnaya.
Bernadus/Aldira menang dua game langsung dengan durasi permainan selama 31 menit. Memang jika melihat di awal game pertama, Bernadus/Aldira bermain sangat apik. Mereka tidak kasih kesempatan lawan mengembangkan permainan. Dan justru lawanlah yang mengikuti ritme mainnya mereka. Alhasil game pertama diraih Bernadus/Aldira dengan skor 21-16.
Masuk ke game kedua, Bernadus/Aldira sudah terbiasa dengan situasi dilapangan. Mereka juga bermain lebih aktif dan berani menekan lawan. Tapi kembali faktor terburu-buru dan menurunkan tempo bermain menjadi petaka bagi Bernadus/Aldira. Pasalnya lawan mampu mengembangkan permainan. Game kedua pun berlanjut dengan adu poin. Beruntung bagi Bernadus/Aldira bola servisnya tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh lawan. Bernadus/Aldira menang tipis 23-21.
"Kita mainnya sudah enak tadi dan mulai terbiasa juga sama lapangannya. Kita juga bisa nyerang duluan. Kita makin percaya diri mainnya. Game kedua kita sudah pegang kendali. Di pertengahan kita malah santai jadi ramai tadi. Memang serangan mereka bagus dan defend-nya juga rapat. Ditambah pukulan Ghifari itu sangat keras dan kencang sekali," tutur Aldira.
Unggulan ke delapan asal Jaya Raya Jakarta Muhammad Irfan Zulfan Nurhakim Suseno/Denisa Dwi Syawaliah Budiani sudah menunggu Bernadus/Aldira di babak semi final, Jumat (14/10) besok. Mengenai pertemuan dengan unggulan ke delapan ini, Aldira mengaku kalau ia dan Bernadus harus lebih siap, lebih yakin, lebih percaya diri agar pola permainan bisa keluar dan tentunya berdoa. (ds)
