
Sebanyak 17 klub mitra PB Djarum yang tersebar di seluruh Tanah Air, saat ini tengah berkompetisi untuk menjadi yang terbaik di ajang Home Tournament Klub Mitra PB Djarum 2022. Turnamen ini berlangsung di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, pada 26-29 Mei 2022.
Total 256 peserta akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di setiap kelasnya. Tercatat ada 10 kategori yang dipertandingkan. Dari sektor tunggal terdiri dari tunggal U11 putra (Udpa), tunggal U11 putri (Udpi), U13 putra (Tapa), U13 putri (Tapi), U15 putra (TPA), dan U15 putri (TPI). Sementara dari sektor ganda terdiri dari ganda U13 putra (Gapa), U13 putri (Gapi), U15 putra (GPA), dan U15 putri (GPI).
Dengan hadirnya ratusan atlet klub mitra yang tersebar di Pulau Jawa dan Sulawesi itu, Sigit Budiarto selaku kordinator Klub Mitra PB Djarum mengucap terima kasih atas partisipasinya. Selain itu, juara dunia ganda putra 1997 itu menyampaikan tujuan digelarnya turnamen ini.
“Pertama, saya ucapkan terima kasih untuk para peserta yang sudah berpartisipasi di turnamen ini. Ajang ini tujuan pertamanya adalah mempererat tali silaturahmi semua klub mitra PB Djarum. Di samping itu tentunya kami dari tim PB Djarum ingin melihat potensi dan bakat atlet-atlet mitra, sehingga kita dari PB Djarum bisa mendapat atlet berpotensi dari klub mitra yang nantinya bisa bergabung dengan kami,” ungkap Sigit.
Diungkapkan mantan pasangan Chandra Wijaya itu, ajang ini juga bisa menjadi wadah untuk saling bertukar informasi dan kerja sama antar sesama klub mitra maupun klub mitra dengan PB Djarum.
“Di sisi lain kami juga berharap di turnamen ini bisa menjadi ajang memberikan informasi, juga kerja sama antara pelatih sesama klub mitra maupun klub mitra dengan PB Djarum,” jelas Sigit.
Sistem pertandingannya sendiri menggunakan system gugur. Namun begitu, panitia memberikan kesempatan bagi para pemain yang sudah kalah di babak pertama dan kedua, untuk bisa bertanding lagi di pada tanggal 28 Mei 2022 mendatang.
“Sistem pertandingannya kali ini adalah sistem gugur. Tetapi yang kalah di babak pertama dan kedua akan diberikan kesempatan main lagi di hari ketiga nanti. Jadi kita bisa melihat lagi kemampuan seluruhnya, dan para atlet pun bisa mendapat pengalaman bermain yang lebih banyak,” jelas Sigit. (AH)
