
Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kembali digelar di tahun 2026. Turnamen yang rutin diselenggaran sejak tahun 2022 ini, diikuti oleh 518 atlet dari 25 klub mitra dan 3 klub undangan dan berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus, pada 9-14 Februari.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kali ini memainkan tiga pertandingan besar. Yaitu nomor perorangan untuk U-9 dan U-11, beregu putra dan putri untuk U-13, serta beregu campuran untuk kelompok U-15.
Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan perubahan sistem pertandingan ini ditujukan untuk mengasah mentalitas para atlet muda di laga beregu. Sehingga ketika para atlet turun bertanding di kejuaraan yang lebih besar nantinya, mereka sudah terbiasa dengan kompetisi beregu ini.
“Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman,” kata Sigit.
“Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi,” jelas Sigit lagi.
Sigit menambahkan, ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum juga diselenggarakan sebagai wadah sharing pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala di masing-masing klub. Lewat turnamen ini, pelatih dan Pembina klub mitra bisa banyak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya.
“Ajang ini untuk silaturrahmi untuk seluruh klub mitra dan juga memantau sejauh mana perkembangan masing-masing atlet klub mitra. Apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari masing-masing klub, kita bisa saling sharing. Sehingga semua klub punya standar yang baik. Bukan hanya kepentingan klub mitra tapi demi perkembangan bulutangkis kedepannya,” ungkap Sigit.
Lebih lanjut Sigit memaparkan antusiasme dari klub mitra dalam mengikuti kejuaraan ini. Tak hanya kompetisi antar atlet, para pelatih pun tampil all out dalam mempersiapkan dan mengarahkan timnya di lapangan.
“Mereka sangat antusias di lapangan. Melihat animo saat di lapangan bermain beregu, situasinya, ketegangannya, pertandingannya pun tensinya semakin tinggi. Bukan hanya pada atletnya saja, tapi pelatihnya juga ingin menciptakan kompetisi yang bagus,” ujar Sigit.
Selain pertandingan di lapangan, klub mitra yang hadir juga mengikuti sharing session dengan tim PB Djarum, serta mengikuti Djarum Foundation tour, yaitu berkeliling ke beberapa spot dan fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. (NFA)
