Ganda campuran PB Djarum, Fran Kurniawan/Komala Dewi berhasil melaju ke babak kedua Yonex Sunrise Indonesian Masters Grand Prix Gold 2015. Ganda yang berhasil menjadi juara di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Riau Open 2015 pekan lalu ini sukses mengatasi ganda Mutiara Cardinal, Beno Drajat/Yulfira Barkah.
Andika Ramadiansyah/Rinov Rivaldy menjadi satu-satunya ganda putra PB Djarum yang berlahasil menembus babak utama Yonex- Sunrise Indonesian Master Grand Prix Gold 2015. Di babak kualifikasi yang digelar Selasa (1/12), Andika/Rinov berhasil mengantongi dua kemenangan untuk bisa ke babak pertama.
Atlet tunggal taruna putri PB Djaurm, Wulan Cahya Utami Suko Putri berhasil melaju ke babak utama Yonex-Sunrise Indonesian Masters Grand Prix Gold 2015. Di laga babak kualifikasi yang digelar Selasa (1/12), Wulan berhasil mengantongi kemenangan.
Turnamen bergengsi yang menawarkan hadiah total US 120 ribu Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015 sudah resmi digelar. Dipertandingan di Graha Cakrawala, Komplex Universitas Malang, sudah resmi mempertandingkan babak kualifikasi pada Selasa (1/12).
Indonesia menurunkan tiga wakil di nomor tunggal putri dan dua di nomor tunggal putra pada Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2015 yang dimulai sejak Selasa (10/11) lalu. Kini tim merah putih pun tinggal bisa berharap kepada Gregoria Mariska di nomor tunggal putri dan Firman Abdul Kholik di nomor tunggal putra.
Tahun 2015 ini Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menggelar Kejuaraan Dunia Junior (WJC) di Lima, Peru. Sebuah negara yang terletak di Amerika Selatan. Bagi atlet yang berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, tentu ini menjadi perjalanan yang sangat panjang. Jarak Jakarta-Lima kurang lebih 17,940 Km, tentu bukan jarak yang pendek.
