Perbendaharaan gelar juara bagi PB Djarum dari kejuaraan Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Barat 2026terus bertambah. Pemain tunggal putra dari kategori tunggal taruna putra, Calvin Kennedy Chendrawinata berhasil menambah pundi-pundi gelar juara bagi klub yang besar di kota Kudus. Calvin menjadi juara usai mengalahkan Maharishiel Timotius Gain asal klub Jaya Raya Jakarta pada babak puncak yang berlangsung hari ini. Calvin menang dalam drama tiga gim 15-10, 11-15, 15-11.
Calvin Kenedy Chendrawinata, pebulutangkis asal PB Djarum yang bertanding pada kategori tunggal taruna putra masih belum menemui kendala pada kejuaraan Hydroplus Sirkuit Nasional AD.I. Yogyakarta 2026. Hari ini (8/9) pada babak pertama, Calvin bisa langsung tancap gas dan menang dua gim 15-11, 15-6 atas Zaidar Faiz Akbar asal klub Banda Baru Batam.
Menjadi bagian dari klub bulu tangkis ternama di Indonesia merupakan impian banyak atlet muda. Bagi Calvin Kennedy Chendrawinata, impian tersebut berhasil diwujudkan melalui Audisi Umum PB Djarum tahun 2017. Lahir di Pekanbaru pada 13 Mei 2008, Calvin membuktikan bahwa kerja keras, tekad, dan semangat pantang menyerah dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Pebulutangkis tunggal trauna putra-U19 PB Djarum, Calvin Kennedy Chendrawinata berhasil meelaju ke babak perempat final Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2025. Hasil itu ia pastikan setelah di babak 16 besar, Kamis (20/6) Calvin mengalahkan wakil Victory Bogor, Muhammad Ryoichi Kobayashi dengan skor kemenangan 19-21, 21-13, 21-19 di GOR FKOR UNS, Solo.
Tunggal taruna putra PB Djarum Calvin Kennedy Chendrawinata langsung dipaksa bekerja keras di babak pertama WONDR by BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) DKI Jakarta 2025, Senin (26/5). Berhadapan dengan unggulan sembilan, Muhammad Ryoichi Kobayashi (Victory Bogor), Calvin akhirnya menang rubber game dengan skor 20-22, 21-12, 21-19.
Calvin Kennedy Chendrawinata harus bekerja keras melewati babak pertama WONDR by BNI Sirkuit Nasional A Jawa Timur Open 2025. Berlangsung di GOR Sudirman, Surabaya pada Senin (21/4) Calvin tak mudah begitu saja melwati lawannya, Erlangga Elang Syahputra dari Mikasa Badminton Academy.
Berawal dari diajak papa bermain bulutangkis. Ternyata enak juga main olah raga ini lalu keterusan dan suka. Itu pada saat saya berumur 8 tahun
