Diantara generasi penerus ganda campuran Indonesia, nama Melati Daeva Oktaviani patut di kedepankan. Pemain jebolan PB Djarum ini memang layak di sebut sebagai pengganti seniornya macam Liliyana Natsir atau Debby Susanto. Di saat masih belia dulu ia penah membuat harum nama Indonesia di kejuaraan BWF World Junior Championships 2012. Gelar juara ganda campuran bisa ia persembahkan bagi pertiwi di kejuaraan yang khusus di selenggarakan bagi pemain junior.
2016 menjadi tahun yang kurang menyenangkan bagi pebulutangkis spesialis ganda putra, Mohammad Ahsan. Ia yang begitu di andalkan Indonesia untuk meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016 bersama pasangan tetapnya Hendra Setiawan, akhirnya harus mengubur impian dalam-dalam. Dari tiga kali pertandingan di babak kualifikasi grup D, Ahsan/Hendra hanya bisa meraih satu kali kemenangan.
Tahun 2016 bisa di katakan sebagai tahun prestasinya pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto. Di tahun yang di sebut dalam penanggalan China sebagai tahun Monyet api, Praveen/Debby merebut salah satu gelar juara dikejuaraan yang paling bergengsi, yakni All England. Praveen/Debby menjadi pasangan ketiga setelah Christian Hadinata/Imelda Wigoena dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang pernah merebut kejuaraan yang di selenggarakan di Inggris.
Turnamen terakhir di tahun ini, Blibli.com Apacs Junior Master 2016 memasuki hari ketiga. Di pertandingan yang digelar di GOR Djarum, Magelang ini, peserta melakoni laga babak play off setelah menuntaskan laga penyisihan grup.
Ramdhani M Zulkifli butuh satu jam lebih untuk bisa menjadi juara di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2016 nomor tunggal taruna putra. Atlet yang akrab disapa Zul ini berhasil menjadi juara usai mengalahkan Tri Haryanto dari Jawa Barat pada Sabtu (10/12) siang.
India International Challenge membawa kabar baik bagi tim merah putih. Tiga dari empat tiket semifinal yang tersedia di nomor ganda putri, berhasil diraih oleh srikandi-srikandi tanah air.
