Liliyana Natsir atau yang akrab disapa Butet, akan segera mengakhiri karirnya menjadi atlet bulutangkis. Pada ajang Indonesia Masters 2019 yang akan segera berlangsung di Istora Senayan, Jakarta akhir Januari mendatang, dikabarkan bakal menjadi turnamen terakhir yang diikuti pebulutangkis spesialis ganda campuran andalan Indonesia itu.
Impian pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir untuk menaklukkan Istora Senayan terwujud. Aura magis venue kebanggaan Indonesia ini akhirnya bisa ditaklukkan. Tak tanggung-tanggung, ia melesat menjadi juara di depan publik Istora pada kejuaraan bulutangkis Blibli Indonesia Open 2018, salah satu kejuaraan bulutangkis dengan hadiah besar.
Turun di partai terakhir pada babak penyisihan group B, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2018, pasangan ganda campuran PB Djarum Kudus, Praveen Jordan/Liliyana Natsir berhasil menyempurnakan kemenangan timnya dengan unggul 5-0 atas PB SGS PLN Bandung.
Harapan untuk membawa pulang gelar juara dari nomor ganda campuran pada kejuaraan bulutangkis Fuzhou China Open 2018 akhirnya pupus. Dua wakil merah putih yang bertanding di babak perempat final hari ini (9/11) gagal memetik kemenangan. Baik pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir maupun Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum berhasil menembus babak semifinal.
Harapan Indonesia untuk bisa membawa pulang gelar juara dari ganda campuran pada kejuaraan bulutangkis Fuzhou China Open 2018 masih tetap terjaga. Sebanyak dua pasang ganda campuran Indonesia hari ini (8/11) memastikan diri melangkah lebih jauh di kejuaraan berhadiah total US$ 700.000,-. Babak perempat final sudah pasti berada dalam genggaman pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Hari pertama kejuaraan bulutangkis Fuzhou China Open 2018 sudah dimulai. Banyak pemain Indonesia yang bertanding di kejuaraan berhadiah total US$ 700.000,-. Diantaranya pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Hobi
