Mute

Mutia Dita Ainul Baroroh

Menjadi atlet PB Djarum tidaklah mudah dan butuh perjuangan serta usaha keras. Tak terkecuali bagi pebulutangkis tunggal putri, Mutiara Ayu Puspitasari. Pemain kelahiran Ngawi, 17 Mei 2006 itu harus melewati berbagai rintangan untuk bisa menggapai mimpinya menjadi atlet PB Djarum.

Bagi setiap atlet bulutangkis, menjadi bagian dari kawah Candradimuka Cipayung merupakan mimpi besar. Rupanya, lolos ke pelatnas juga menjadi cita-cita besar bagi atlet putri asal PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari. Padahal usianya masih terbilang sangat muda. Pada bulan Mei 2022 nanti, pemain asal kelahiran Ngawi, Jawa Timur ini baru menginjak usia 16 tahun.

Rangkaian Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 telah usai digelar pada Sabtu (15/1), di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Dari 10 gelar yang diperebutkan, tim Jawa Tengah (Jateng) yang seluruhnya diperkuat oleh atlet-atlet asuhan PB Djarum, berhasil menjadi juara umum.

Gelar juara tunggal taruna putri di ajang Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022, berhasil direngkuh pebulutangkis wakil Jawa Tengah (Jateng), Mutiara Ayu Puspitasari. Hasil itu diperoleh atlet asuhan PB Djarum tersebut usai mengandaskan rekan satu timnya, Aurelia Salsabila 21-15, 21-19, di laga final, Sabtu (15/1) kemarin, di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Sebanyak 12 atlet PB Djarum berhasil lolos ke babak final Seleksi Nasional PBSI 2022 mewakili Jawa Tengah. Dari seluruh wakil tersebut, PB Djarum sudah dipastikan merebut dua gelar juara melalui pertemuan Aurelia Salsabila dengan Mutiara Ayu Puspita di nomor tunggal taruna putri, dan Ridya Aulia Fatasya/Sofy Al Mushira Asharunnisa dengan Salli Lin/Sintia Dewi Yuliani di nomor ganda dewasa putri.

Satu gelar di ajang Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 berhasil diamankan oleh tim Jawa Tengah (Jateng). Kabar baik itu datang dari sektor tunggal taruna putri yang meloloskan dua wakilnya ke final yang akan berlangsung besok, Sabtu (14/1), di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.