Mute

Mutia Dita Ainul Baroroh

Babak final kualifikasi Bahrain International Series 2021 memaksa terjadinya perang saudara. Dua pebulutangkis putri Indonesia mau tidak mau harus saling mengalahkan agar bisa mendapatkan satu tiket di babak utama. Komang Ayu Cahya Dewi harus bertemu dengan rekannya, Mutiara Ayu Puspitasari.

Kejuaraan bulutangkis Bahrain International Series 2021 sudah dimulai hari ini (17/11). Tetapi babak utama belum juga dimulai. Pertandingan baru melaksanakan babak kualifikasi. Banyak pemain Indonesia yang bertanding di babak ini, terutama di tunggal putri. Lima tunggal putri Indonesia harus merangkak dari babak kualifikasi agar bisa bertanding di babak utama.

Sebanyak lima pebulutangkis putri Indonesia akan berjuang mencari prestasi setinggi-tingginya pada kejuaraan Bahrain International Series 2021. Kelimanya merupakan pemain masa depan yang dimiliki oleh Indonesia. Tiga di antara yang berangkat ke Manama, Bahrain merupakan atlet binaan asal PB Djarum. Mereka adalah Komang Ayu Cahya Dewi, Mutiara Ayu Puspitsari, dan Aisyah Sativa Fatetani.

Mutiara Ayu Puspitasari sukses melaju ke semifinal tunggal dewasa putri YUZU Isotonic Akmil Open 2021. Ini dipastikan setelah ia menghadang langkah unggulan pertama, Fitriani dari Exist Badminton Club. Mutiara menang rubber game dengan skor 21-16, 13-21, dan 23-21.

Mutiara Ayu Puspitasari mengamankan tiket perempat final keduanya di YUZU Isotonic Akmil Open 2021. Setelah sebelumnya aman di tunggal taruna putri, Mutiara juga lolos di nomor tunggal dewasa putri.

Bermain di sektor tunggal dewasa putri, Mutiara Ayu Puspitasari sukses mengatasi babak pertamanya pada YUZU Isotonic Akmil Open 2021. Skor 21-6, 21-17 menjadi penanda buat pemain remaja PB Djarum tersebut dalam mengamankan kemenangan dari Amanda Elwasti Handayani, PB AIC Famindo.