Mute

Mutia Dita Ainul Baroroh

Pemain tunggal putri yang baru naik ke level remaja, Mutiara Ayu Puspitasari, tidak puas dengan hasil peraihan gelar juara di tahun 2020 kemarin. Pasalnya, pebulutangkis kelahiran Ngawi, tahun 2006 itu hanya merasakan dua kali mengikuti turnamen dan hanya mendapat satu gelar juara.

Pupus sudah harapan tunggal putri kelahiran Ngawi, Mutiara Ayu Puspitasari, untuk menjadi yang terbaik di sektor perorangan tunggal putri U-19 dan Dewasa. Pemain lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang masih di level pemula itu harus menelan pil pahit.

Kejuaraan internal PB Djarum bertema Liga PB Djarum 2020 akan kembali berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Rencananya, kejuaraan yang diikuti sebanyak 269 atlet binaan PB Djarum itu akan dilaksanakan pada tanggal 7 - 13 Desember 2020 mendatang.

Meski berbeda generasi namun salah satu pemain tunggal putri PB Djarum asal kelahiran Ngawi Jawa Timur, Mutiara Ayu Puspitasari sudah mengidolakan salah satu legenda bulutangkis Indonesia Susi Susanti.

Gara-gara sering kali melihat pertandingan bulutangkis yang disiarkan secara langsung pada salah satu stasiun televisi, membawa hati pebulutangkis tunggal putri Mutiara Ayu Puspitasari kala itu terpincu ingin merasakan olah raga tepok bulu tersebut.

Penampilan pebulutangkis tunggal putri muda asuhan PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari, di pentas Liga PB Djarum 2020 beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian.