Bintang pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu memang tengah bersinar. Setelah pada pekan lalu ganda putri nomor satu Indonesia ini menjadi runner up pada kejuaraan Indonesia Masters 2018, kini di kejuaraan India Open 2018, Greysia/Apriyani kembali menembus babak final. Ini adalah final kedua di tahun 2018 bagi ganda yang belum genap berusia satu tahun ini.
Partai perang saudara terjadi di babak semifinal kejuaraan bulutangkis India Open 2018 yang digelar Sabtu (3/2). Muncul sudah pemenang dari partai Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melawan rekannya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Dan pemenangnya adalah pasangan muda Kevin/Marcus. Tiket babak final pun menjadi milik ganda yang pada pekan lalu menjadi juara ganda putra pada kejuaraan bulutangkis Indonesia Masters 2018.
Partai perang saudara di ganda putri antara Greysia Polii/Apriyani Rahayu dengan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta pada babak perempat final kejuaraan bulutangkis India Open 2018 akhirnya dimenangkan oleh Greysia/Apriyani. Greysia/Apriyani telihat begitu menguasai permainan dan menang straigh game dengan 21-16, 21-9.
Perjuangan pasangan ganda campuran baru Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada kejuaraan bulutangkis India Open 2018 belum terhadang. Hari ini (2/2), ganda yang belum seumur jagung ini sukses menghentikan ganda asal Rusia Evgenij Dremin/Evgenia Dimova.
Partai seru sepertinya akan terjadi pada babak semifinal kejuaraan bulutangkis India Open 2018 besok (3/2). Ganda putra nomor satu dunia dan mantan ganda putra nomor satu dunia akan saling berhadapan. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan menjamu senior mereka yang pernah menjadi ganda terkuat Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Kedua pasangan ini lolos ke babak semifinal setelah sukses memetik kemenangan di babak perempat final hari ini (2/2).
Bulutangkis sudah menjadi olahraga kebanggaan masyarakat Indonesia sejak era 1960an. Berbagai gelar bergengsi berhasil dibawa pulang oleh putra-putri terbaik tanah air. Olahraga tepok bulu ini pun menjadi salah satu cabang olahraga andalan merah putih untuk mendulang medali emas dan mengumandangkan Indonesia Raya di ajang pesta olahraga mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.
