Rangkaian pertama Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis adalah pendaftaran. Para peserta bisa melakukan pendaftaran baik secara online di sini, ataupun mendaftar langsung di lokasi Audisi Umum pada H-1, bersamaan dengan proses registrasi ulang.
Maria Kristin Yulianti kembali menjadi salah satu tim pencari bakat PB Djarum. Maria tiba di Palembang pada Jumat (11/3) siang bersama legenda dan tim pemandu bakat lainnya. Pada konferensi pers yang digelar di GOR Dempo, Jakabaring Sport City, Maria pun dimintai tips bagaimana bisa menjadi juara di lapangan bulutangkis.
Untuk kali kedua Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis digelar di Bumi Sriwijaya. Setelah sukses menggelar kegiatan yang sama tahun lalu, PB Djarum kembali ke Palembang untuk menggali dan mencari bibit-bibit muda bulutangkis Indonesia.
Ibu kota Sumatera Selatan, Palembang untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Jika di tahun 2015 lalu, peserta yang terdaftar berjumlah 305 orang peserta, maka tahun ini peserta audisi umum tercatat 519 orang hingga tadi malam.
Di tengah-tengah keramaian, para peserta Audisi Umum PB Djarum Bandung, terlihat sosok peserta putri bersama sang ayah menghampiri tempat registrasi. Mereka ini datang dari provinsi Kalimantan Barat. Sebut saja, Fitria Salwa Nadia yang lahir di Pontianak bulan Desember tahun 2002 lalu dan ayahnya Hendri SE (44 tahun).
Suasana pagi di kota Bandung, tepatnya di GOR Bikasoga, Jumat (11/3), para peserta Audisi Umum PB Djarum 2016 berdatangan dari segala penjuru di provinsi Jawa Barat. Ada pula datang dari luar Jawa Barat, seperti provinsi DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Kalimantan Barat. Mereka yang datang hanya sekedar melakukan registrasi ulang. Audisi Umum PB Djarum ini sendiri akan di selengarakan dari tanggal 12 Maret hingga 14 Maret 2016.
