Pasangan ganda campuran asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong menutup karir bulutangkis mereka dengan manis. Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 sukses menggenggam juara pada ajang HSBC BWF World Tour Finals 2024. Walau mereka sudah tidak lagi turun bertanding usai pelaksanaan Olimpiade, tetapi taji mereka masih tetap tajam. Terbukti, pada babak final pada kejuaraan yang biasa dilaksanakan di akhir tahun, Zheng/Huang masih bisa menampilkan permainan terbaiknya walau dipaksa bekerja keras
Hadirnya pasangan Isyana Sahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine membawa angin segar akan bangkitnya ganda putri Indonesia di kancah bulutangkis dunia. Dengan gaya permainan yang keras dan cepat, membuat Isyana/Rinjani seperti beda dengan pasangan-pasangan muda Indonesia lainnya. Pembeda lainnya, ganda putri Indonesia ini sering melakukan jump smash keras yang tentunya menjadi senjata tersendiri.
Harapan besar Indonesia untuk melahirkan pemain bulutangkis handal sepertinya tidak lama lagi akan hadir. Asa tercipta melalui tangan peman bulutangkis asal PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah. Umurnya baru saja melewati 17 tahun pada bulan Juni 2024 lalu. Lewat ayunan tangannya, ia mampu meraih berbagai prestasi. Walau masih dalam kategori junior, ia sudah bisa merebut gelar juara pada kejuaraan senior.
Ganda putra Indonesia besutan PB Djarum, Rahmat Hidayat menutup tahun 2024 dengan raihan empat gelar juara. Bersama pasangannya Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Rahmat diharapkan siap menyambut 2025 dengan level pertandingan yang lebih tinggi.
Menutup tahun 2024, meski belum cemerlang di nomor perorangan, tunggal putri besutan PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari berhasil mengantongi dua gelar juara di nomor beregu yang cukup bergengsi.
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) juga memanggil 81 nama untuk masuk ke dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI tahun 2025 tahap pertama. Sebanyak 29 atlet diantaranya merupakan punggawa besutan PB Djarum.
