Indonesia saat ini tengah menggelar kejuaraan bulutangkis akbar dengan tajuk Polytron Indonesia Open 2026. Kejuaraan ini memiliki gengsi tersendiri. Selain menjadi salah satu kejuaraan dengan level BWF World Super Series 1000, kejuaraan yang digelar di Istora Senayan ini menawarkan hadiah yang menggiurkan, yakni sebesar USD 1.450.000. Polytron Indonesia Open 2026 menjadi kejuaraan dengan hadiah terbesar ketiga dibawah ajang BWF World Tour Finals dan China Open. Bahkan diatas kejuaraan bergeng
Satu-satunya wakil tunggal putri ‘Merah Putih’, di Polytron Indonesia Open 2026, Putri Kusuma Wardani berhasil membukukan kemenangan di laga pembuka. Berhadapan dengan Sung Shuo Yun (Taiwan), di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6), Putri menang dua game langsung dengan skor 21-13, 21-14.
Atmosfer khas Istora Senayan kembali menjadi daya tarik utama dalam gelaran Polytron Indonesia Open 2026. Tidak hanya menghadirkan pertandingan badminton kelas dunia, turnamen berlevel Super 1000 ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain mancanegara yang merasakan langsung kemeriahan dan kemegahan penyelenggaraannya.
Tiket babak kedua Polytron Indonesia Open 2026 berhasil diamankan oleh tungggal putra Indonesia, Alwi Farhan. Pemain peringkat 12 dunia itu melaju setelah di babak pertama hari ini, Selasa (2/6) mengalahkan wakil India, Lakshya Sen dengan 21-19, 21-16 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Selasa (2/6).
Ganda putra Indonesia besutan PB Djarum, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus mengakui keunggulan lawannya di babak pertama Polytron Indonesia Open 2026. Keduanya harus terhenti usai berhadapan dengan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (Taiwan), melalui rubber game dengan skor 16-21, 21-13, 19-21.
Babak pertama Polytron Indonesia Open 2026 berhasil dilewati oleh ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Hasil itu dipastikan setelah Frbriana/Trias menang atas wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela dari India, Selasa (2/6).
