Tak seperti biasanya, jika di tahun-tahun sebelumnya ada atlet Indonesia yang menjuarai ajang All England selalu disambut meriah. Namun tidak bagi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang baru saja menjadi kampiun ganda campuran All England 2020.
Dengan situasi yang rentan akan penyebaran Virus Covid-19, Pengurus Pusat PBSI juga tak tinggal diam dan mengambil sejumlah kebijakan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, tingginya mobilitas menjadi salah satu alasan PBSI untuk membuat kebijakan-kebikan tersebut, demi melindungi para atlet dan karyawan dari wabah virus Corona yang kini sudah menjadi pandemi di seluruh dunia.
Sa
Asisten pelatih ganda campuran PP PBSI Nova Widianto berpesan kepada peraih juara All England Open 2020 Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti agar mereka tidak lengah dengan menambah rangkaian gelar yang diperolehnya ini.
Suksesnya pasangan campuran terbaik Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti merebut gelar juara All England Open 2020 BWF World Tour Super 1000 pada laga final bertempat di Brimingham Arena Inggris, Minggu (15/3) kemarin mendapat tanggapan dari asisten pelatih ganda campuran PP PBSI Nova Widianto.
Dari dua nomor yang mampu menembus babak final di ajang All England 2020, hanya satu saja yang bisa meraih satu gelar. Hanya pasangan ganca campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang mampu merengkuh gelar juara. Pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang juga sebenarnya menembus babak final, belum berhasil meraih gelar juara. Ganda nomor satu dunia asal Indonesia ini hanya bisa mempersembahkan runner up usai menderita kekalahan dari ganda Jepang Hiroyu
Akhirnya pasangan campuran peringkat lima dunia asal Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani berdiri di podium juara All England Open 2020 BWF World Tour Super 1000 usai meraih kemenangan pada laga final yang berlangsung di Birmingham Arena Inggris, Minggu (15/3) ini.
