Sebanyak lima pasang ganda putri Indonesia akan mencoba mencari prestasi pada kejuaraan bulutangkis Hongkong Open Super Series 2015. Dipimpin oleh pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang menjadi unggulanke-4, seluruh ganda putri Indonesia akan bersaing dengan atlet-atlet dunia. China menurunkan hampir seluruh pasangan ganda putri terbaiknya. Duo Luo tetap menjadi ganda putri China dengan peringkat dan unggulan tertinggi. Jepang tetap mengandalkan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi
Para pemain tunggal putri Indonesia yang bertanding pada kejuaraan bulutangkis Malaysia International Challenge 2015 berhasil menguasai babak perempat final. Dari delapan tempat yang ada, lima diantaranya di rebut para srikandi merah putih. Tiga tempat lainya masing-masing di rebut pemain China Taipei, Singapura dan tuan rumah Malaysia.
Indonesia menurunkan tiga wakil di nomor tunggal putri dan dua di nomor tunggal putra pada Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2015 yang dimulai sejak Selasa (10/11) lalu. Kini tim merah putih pun tinggal bisa berharap kepada Gregoria Mariska di nomor tunggal putri dan Firman Abdul Kholik di nomor tunggal putra.
Usai menjadi runner up nomor beregu di Kejuaraan Dunia Junior (WJC) yang digelar di Lima, Peru. Saat ini tim merah putih pun tengah berburu gelar di nomor perorangan. Di laga hari kedua yang digelar pada Rabu (11/11) waktu setempat, dua ganda putri berhasil lolos ke babak 16 besar.
Tahun 2015 ini Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menggelar Kejuaraan Dunia Junior (WJC) di Lima, Peru. Sebuah negara yang terletak di Amerika Selatan. Bagi atlet yang berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, tentu ini menjadi perjalanan yang sangat panjang. Jarak Jakarta-Lima kurang lebih 17,940 Km, tentu bukan jarak yang pendek.
Pertarungan babak final di nomor ganda taruna putri, pasangan PB Djarum Cynthia Shara Ayunidha/Rofahadah Supriadi Putri kalah dua game langsung atas Syifa Fauziah/Virni Putri asal Jaya Raya Jakarta pada pertandingan bertempat di GOR 17 Desember, Mataram, Sabtu (31/10) siang. Hasilnya gelar runner up pun jadi milik pasangan PB Djarum.
Dorongan orang tua dan kemauan sendiri
