Kejuaaraan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Jakarta Open 2019 memasuki hari ke tiga bertempat di GOR Remaja Tanjung Priok Jakarta, Rabu (14/8) ini. Ada pun pada sektor ganda campuran remaja baru mempertandingan babak pertama. Di lapangan enam, pasangan unggulan empat yang juga juara Victor Jakarta Junior International Series 2019 minggu lalu, Rahmat Hidayat/Febi Setianingrum meraih kemenangan perdananya tadi.
Pasangan campuran U-17 Indonesia besutan PB Djarum Rahmat Hidayat/Febi Setianingrum merasa senang bisa rebut gelar juara Victor Jakarta Junior International Series 2019. Bahkan Rahmat/Febi juga tak menyangka dapat langsung menang dua game langsung 21-17 dan 21-12 atas rekan satu negaranya Gerardo Rizqullah Hafidz/Sabrina Ajeng Takira pada laga yang berlangsung di Britama Arena Kelapa Gading Jakarta, Minggu (11/8) ini.
Pasangan campuran U-17 Indonesia besutan PB Djarum Rahmat Hidayat/Febi Setianingrum rebut tiket final Victor Jakarta Junior International Series 2019. Tiket final diraih oleh Rahmat/Febi setelah mereka mengukir kejutan dengan mengalahkan pasangan unggulan empat yang juga rekan satu klubnya Muh. Putra Erwiansyah/Jessica Maya Rismawardani dalam pertarunga rubber game 21-12, 19-21 dan 21-19 bertempat di Britama Arena Kelapa Gading Jakarta, Sabtu (10/8) ini.
Partai final ganda putra U17 Astec Open 2019 yang mempertemukan dua pasangan PB Djarum, Rahmat Hidayat /Davin Rutama kontra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo, berhasil dimenangkan Rahmat/Davin. Hal itupun sekaligus memastikan Rahmat/Davin mencapai target juara di turnamen yang baru saja berakhir di Sport Hall UPI Bandung, Sabtu (6/7).
Pasangan ganda putra Indonesia asuhan PB Djarum, Rahmat Hidayat /Davin Rutama, berhasil memastikan diri ke babak final Astec Open 2019. Keberhasilan itu mereka dapat setelah tampil mengejutkan di laga semifinal, Jumat (6/7), dengan mengalahkan unggulan pertama, Jafar Hidayatullah/Umar Emre Rambe.
Sejak dipasangkan tahun 2018 lalu, pasangan ganda putra U17 PB Djarum, Rahmat Hidayat/Davin Rutama belum pernah berhasil mencicipi satu gelar juara. Paling tinggi hanya menjadi runner up Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Open 2018.
Sebelum bergabung di PB Djarum, saya mulai berlatih di PB Angkasa Prestasi
