Kalender bulutangkis tak hanya bergulir bagi jajaran papan atas dunia, tetapi juga bagi atlet-atlet muda dibawah U19. Disaat yang bersamaan digelarnya Malaysia Masters 2015, juga tengah berlangsung Granular Junior Open 2016, dimana wakil-wakil PB Djarum turut berpartisipasi di turnamen yang digelar Bangkok, Thailand itu.
Usai penyerahan medali untuk para peserta pemain terbaik. Di Junior Master 2015 ini juga panitia mengumumkan empat atlet yang berhak mendapat penghargaan pemain terfavorit. Dimana kriterianya ditentukan oleh para tim panelis. Ini berdasarkan dari cara para peserta bermain sepanjang test thenik berlangsung.
Laga final, Jumat (15/1) siang. Pasangan campuran remaja PB Djarum Fiesal Wiranto/Indah Cahya Sari Jamil tunduk dari pasangan Renaldi Samosir/Herdiana Juli Marbela asal Exsit Jakarta dengan dua game langsung Di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah. Kekalahan Feisal/Indah menjadi runner up di laga Junior Master 2015.
Tepat tanggal 6 Januari 2016 ini, spesialis pemain ganda putra taruna PB Djarum asal kelahiran Bogor tahun 1998 yang memiliki nama lengkap Andika Ramadiansyah atau biasa disapa dengan panggilan Andika atau Rama ini merayakan ulang tahun bersama sang Ibu Kusmawati (44 tahun) dan sang adik Rizkita (12 tahun).
Kemenangan Hendra dan Ahsan di final ganda putra Dubai, BWF World Championship 2015 rupanya tidak cukup hanya dirayakan di dalam lapangan saja.
Pemain spesialis ganda tanah air sudah mulai menunjukkan tajinya. Di sektor ganda campuran U17, Indonesia berhasil memastikan gelar di Korea Junior Open Badminton Championships 2015 sebelum final berakhir. Hal ini terjadi setelah Indonesia sanggup meloloskan wakilnya ke partai puncak.
