Entah apa yang ada di dalam hati dari pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Bisa jadi marah, kesal, sedih dan lain sebagainya. Tapi ini lah yang harus dihadapi oleh pasangan masa depan Indonesia. Kenyataan getir gagal menjadi juara. Bayangkan, dua kali berturut-turut masuk babak final World Junior Championships, dua kali impian untuk menjadi juara yang sudah ada di depan mata buyar. Di tahun 2017, Rehan/Siti menyerah di tangan rekannya Rinov R
Indonesia boleh sedikit bernafas dengan lega. Regenerasi pemain di sektor ganda sepertinya mulai bermunculan. Diantara para pemain yang siap menerima tongkat estafet prestasi adalah Akbar Bintang Cahyono. Bintangnya memang tengah bersinar di tahun 2018 ini. Pemain kelahiran Sukoharjo, 22 tahun yang silam, meraih berbagai prestasi di tahun 2018. Tak tanggung-tanggung ia bisa berprestasi di dua nomor sekaligus, ganda campuran dan ganda putra.Di tahun 2018 ini, tiga gelar juara bisa dipersembahk
Pebulutangkis spesialis ganda putra asuhan PB Djarum, Daniel Marthin sukses mencatatkan peningkatan prestasi di tahun 2018. Ia yang berpasangan dengan Leo Rollycarnando pada tahun ini berhasil menjadi kampiun di ajang Bangladesh International Challenge. Hasil itu merupakan pencapaian terbaik Daniel sepanjang karirnya di bulutangkis.
Sepanjang tahun 2018, pebulutangkis muda asal PB Djarum Leo Rollycarnando, prestasinya kian memuncak. Tak disangka, pemain kelahiran Klaten 29 Juli 2001 ini mampu menjadi kampiun diberbagai turnamen bergengi, salah satunya yaitu menjadi pearih medali emas ganda campuran World Junior Championships (WJC) 2018 bersama pasangannya, Indah Cahya Sari Jamil.
Banyak pengamat yang memprediksi jika Indonesia akan memiliki tiga pebulutangkis papan atas dunia. Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa. Ketiga pemain muda ini sudah mulai dibicarakan saat perhelatan penyisihan piala Thomas tahun 2016. Dua nama diatas sudah mulai mentas menjadi pemain top dunia. Tinggal Ihsan Maulana Mustofa yang masih harus berjuang menyusul rekan-rekanya. Ihsan juga masih harus terus melawan cedera yang sering menghantui dirinya
Shesar Hiren Shustavito. Pemain bulutangkis asal Sukoharjo, 24 tahun yang lalu pernah di gadang-gadang akan menjadi penerus kejayaan bulutangkis putra Indonesia. Penampilanya yang kalem namun mematikan sempat menjadi pembicaraan dunia bulutangkis Indonesia. Apalagi sejak ia mampu mengalahkan Tommy Sugiarto yang saat itu menjadi pemain top Indonesia pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2012.
