Pemain kelahiran Aceh tahun 2003 bernama lengkap Mutia Dita Ainul Baroroh berhasil mencapai targetnya lolos ke babak perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Jakarta Open 2018. Mutia mencapai target, usai dilaga 16 besar menang dua game langsung atas wakil Exist Jakarta Vyananda Bintang Racketta.
Akhirnya, Praveen Jordan bisa juga mengalahkan pasangan suami istri asal Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Usaha Praven untuk menjegal ganda campuran nomor satu Inggris tidak dengan Vita Marissa, tidak juga dengan Debby Susanto, melainkan dengan Melati Daeva Oktavianti. Praveen/Melati tuntas menang dari sang penunggu unggulan ke tujuh pada kejuaraan besar, Japan Open 2018.
Kemenangan pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dari ganda Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov di babak pertama kejuaraan bulutangkis Japan Open 2018 menambah daftar panjang lolosnya ganda putra Indonesia ke babak kedua. Tak hanya itu, Kevin/Marcus juga membuat rekor kemenangan tanpa balas dari ganda Rusia berperingkat 15 dunia menjadi lebih banyak. Lima kali sudah ganda nomor satu Indonesia menang dari Ivanov/Sozonov.
Pertandingan babak pertama tunggal taruna putri telah berlangsung di Gelanggang Remaja Tajung Priok, Rabu (12/9). Pertarungan antara pemain PB Djarum Desima Aqmar Syarafina melawan Shabrina Aulia Yasmin asal Mutiara Cardinal Bandung cukup mendebarkan. Meski Desima menang dua game langsung tapi tak mudah mengalahkan musuhnya itu.
Pemain tunggal remaja putri PB Djarum yang juga lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 Nurani Ratu Azzahra bukan hanya berlaga di nomor remaja tetapi juga turun di nomor taruna. Diakui Nurani, meski lelah dan menguras tenaga tetapi tidak menjadi beban turun di dua nomor.
Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengawali babak pertama pada kejuaraan bulutangkis Japan Open 2018 dengan baik. Bertanding hari ini (12/9), ganda Indonesia yang sudah dapat disebut pasangan senior ini menghentikan laju pasangan tuan rumah Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Padahal secara peringkat, ganda Jepang masih lebih baik jika dibandingkan oleh Ahsan/Hendra.
