Kejutan demi kejutan memang terus datang dari arena BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017. Di nomor tunggal putra, kabar Lee Chong Wei terhenti datang di babak kedua kemarin (15/6). Adalah Prannoy HS dari India yang membawa kabar ini. Namun ia tak berhenti, di babak perempat final, Prannoy kembali menciptakan kejutan.
Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) kembali “menelan korban”. Arena BCA Indonesia Open Supersereis Premier 2017 ini memang menjadi angker. Bagaimana tidak, banyaknya unggulan berguguran dari babak awal menjadi tanda bahwa JCC tak mudah ditaklukan. Di nomor tunggal putra setelah Lin Dan terhenti di babak pertama, Lee Chong Wei dan Jan O Jorgensen di babak kedua, hari ini (16/6) giliran Chen Long yang harus angkat koper.
Para pemuja atlet memang banyak cara untuk mencari dan menemui atlet pujaanya. Jika sedang di dalam berada di dalam venue, mereka biasanya berusaha mengabadikan sang atlet dengan kamera di tangan. Kamerapun biasanya apa yang ada di tangan mereka. Bisa kamera Handphone ataupun kamera digital. Tetapi jika hasrat untuk bertemu sudah demikian tinggi, maka mereka biasanya akan mencari sang atlet, bahkan rela menunggu sang atlet. Berbagai cara di tempuh demi bisa menyapa, mendapat tand
Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menjadi wakil Indonesia terakhir yang berhasil lolos ke babak perempat final BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017. Bertanding pada Jum’at (16/6) dini hari, mereka berhadapan dengan unggulan keempat, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan. Menghadapi wakil Korea, Anggia/Ni Ketut berhasil menang dalam drama tiga game 21-15, 12-21 dan 21-15.
Andalan merah putih di nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melaju ke perempat final BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017. Mereka berhasil mengalahkan juniornya, Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia pada Jum’at (16/6) dini hari. Berlaga di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini berhasil menang dalam dua game langsung 17-21 dan 20-22.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhadapan dengan seniornya, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama di babak kedua BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017. Meski lebih junior, ternyata Fajar/Rian mampu mengatasi Ricky/Angga dalam drama tiga game 21-17, 17-21 dan 21-15 pada Kamis (15/6) malam
