Sulaiman

Sulaiman

Shelandry Vyola atau teman-temannya memangilnya dengan nama Vyola adalah pemain ganda putri pemula yang lahir di kota Cirebon bulan April tahun 2003. Vyola pun baru bergabung di klub Djarum sejak tahun 2015 lalu. Berpasangan dengan Kelly Larissa di ganda putri, Vyola berhasil menyabet tiga gelar di tahun 2016 lalu.

Tahun 2016 lalu, menjadi tahun terbaik bagi pemain tunggal putra kelahiran asal Purwokerto. Pasalnya atlet PB Djarum yang bergabung sejak tahun 2011 ini berhasil memenuhi targetnya menjadi juara di level remaja. Walau hanya tiga kali juara, atlet yang memiliki nama lengkap Alberto Alvin Yulianto atau biasa disapa Alberto mengaku cukup puas.

Nama Al Akram Ichmawan M, mungkin masih belum banyak dikenal dalam perbulutangkisan tanah air. Namun pemain kelahiran 22 Desember 2004 ini, telah menunjukkan dirinya sebagai pemain potensial. Ia memenangi beberapa gelar juara baik di dalam maupun di luar negeri sepanjang tahun 2016.

Kompetisi bulutangkis domestik tahun 2016 telah memunculkan seorang pemain muda berprestasi bernama Rehan Naufal Kusharjanto. Nama belakang Kusharjanto mengingatkan kita pada salah seorang legenda bulutangkis Indonesia Tri Kusharjanto, peraih medali perak Olimpiade 2000 dan enam kali juara Indonesia Open. Tidaklah heran dengan kesamaan nama belakang tersebut, Rehan memang putra Tri atau akrab juga dipanggil dengan Trikus.

Tahun 2016 telah berlalu, tahun 2017 telah datang. Meskipun ada beberapa kegagalan, namun secara umum prestasi bulutangkis tahun 2016, bisa dikatakan mentereng. Indonesia kembali berhasil meraih medali emas Olimpiade Rio setelah gagal total di Olimpiade London tahun 2012. Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengembalikan tradisi emas Olimpiade. Indonesia juga mengantarkan Praveen Jordan/Debby Susanto untuk diajang bergengsi lainnya All England.

Diantara generasi penerus ganda campuran Indonesia, nama Melati Daeva Oktaviani patut di kedepankan. Pemain jebolan PB Djarum ini memang layak di sebut sebagai pengganti seniornya macam Liliyana Natsir atau Debby Susanto. Di saat masih belia dulu ia penah membuat harum nama Indonesia di kejuaraan BWF World Junior Championships 2012. Gelar juara ganda campuran bisa ia persembahkan bagi pertiwi di kejuaraan yang khusus di selenggarakan bagi pemain junior.