Akhirnya dua pasang ganda campuran Indonesia dipastikan menjadi wakil merah putih di ajang Olimpiade 2016 Rio De Janeiro, Brasil. Adalah pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Praveen Jordan/Debby Susanto yang akan menjadi tumpuan bagi Indonesia untuk bisa meraih medali di ajang paling bergengsi ini.
Di GOR Sudirman mulai pagi tadi (9/5) dilangsungkan babak kualifikasi Walikota Surabaya International Series 2016. Untuk pertama kalinya kelas dewasa turnamen Piala Walikota Surabaya ini menjadi turnamen level empat Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Sengitnya persaingan pun sudah terjadi.
Semifinalis Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jakarta Open 2016, Ghaida Nurul Ghaniyu berhasil mengantongi tiket ke babak utama Walikota Surabaya International Series 2016. Namun tak mudah bagi Ghaida untuk bisa melangkah ke babak utama ini, dia harus melakoni dua laga kualifikasi yang berlangsung dalam drama tiga game.
Desandha Vegarani Putri berhasil masuk Pelatnas, Cipayung awal tahun ini. Ia mendapatkan penghargaan untuk bergabung bersama Pelatnas usai menjadi juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI di akhir tahun 2015 lalu.
Runner up Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jakarta Open 2016, Calvin Ryan Mamonto, berhasil melangkah ke babak utama Walikota Surabay International Series 2016. Mendapat bye di babak pertama kualifikasi, Calvin berhasil memenangi pertandingan perdananya di GOR Sudirman pada Senin (9/5) siang.
Turnamen perebutan Piala Walikota Surabaya sudah menjadi turnamen rutin yang digelar di Kota Pahlawan ini setiap tahunnya. Turnamen bergengsi nasional yang memperebutkan piala bergilir walikota Surabaya ini mempertandingkan kelompok umur pemula hingga veteran. Tetapi ada yang berbeda di gelaran tahun ini.
