Sulaiman

Sulaiman

Hujan deras kemarin (15/3) sore tak menyurutkan langkah sejumlah pemuja bulutangkis untuk datang berkumpul di gor Asia Afrika. Adakah pertandingan sore kemarin pada tempat yang biasa di lakukan untuk pertandingan Sirnas ? Rupanya Gor yang terletak di Asia Afrika ini menjadi meeting point bagi sekumpulan pemuda pemudi yang akan berangkat menuju bandar Soekarno Hatta. Tujuannya adalah tak lain untuk menyambut kedatangan juara All England 2016, pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto.

Bandara Soekarno Hatta semalam menjadi tempat penyambutan kedatangan pasangan peraih gelar juara All England 2016 Praveen Jordan/Debby Susanto. Kedatangan kedua atlet asal PB Djarum itu di sambut luar biasa oleh pecinta bulutangkis dan juga para pewarta berita dan foto. Meski waktu hampir mendekati tengah malam, namun seluruh insan bulutangkis enggan beranjak sebelum bertemu dengan pasangan kebanggaan Indonesia ini.

Tunggal remaja putra asal PB Djarum yang juga unggulan pertama berhasil lewati rintangan pertama di Djarum Sirkuit Nasional (Sirna seris ke dua di kota Makassar, Selasa (15/3) sore tadi. Alberto menang dua game langsung dari Aldwin Arjuna asal klub Mutiara Cardinal Bandung di GOR Sudiang, Makassar.

Shesar Hiren Rhustavito masuk ke babak tiga Djarum Sirkut Nasional (Sirnas) Sulawesi Open 2016. Di laga kedua, Selasa (15/3) sore, Shesar menang mudah atas Indra Setiawan asal klub Pertamina Fastron dengan dua game langsung bertempat di GOR Sudiang, Makassar.

Tunggal dewasa putra unggulan pertama asal klub PB Djarum mengalahkan Rajid Patriawan asal klub ISTC Sukabumi melalui pertarungan tiga game pada babak kedua Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) seris ke dua di GOR Sudiang, Makassar, Selasa (15/3) sore. Ketika ditemui, Wisnu mengaku walau pun lapangan sangat licin ia harus tetap fokus untuk meraih kemenangan.

Seperti Audisi Umum PB Djarum tahun 2015 lalu, Tim Pencari Bakat diberi kekuasan untuk memberi kesempatan kepada peserta yang dinilainya memiliki kemampuan dan semangat juang yang tiinggi bagi mereka yang kalah pada tahapan ke dua di Audisi ini. Dari enam kandidat hanya dua peserta yang di nilai memiliki kreterianya.