Jika tahun lalu Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di Pulau Sumatera digelar di medan dan Palembang, maka tahun ini Palembang menjadi satu-satunya titik di Pulau Sumatera. Tak pelak hal ini pun memaksa Rayusan Shah, manajer tim PB Teuku Umar, Meulaboh – Aceh Barat membawa anak didiknya lebih jauh.
Usai sudah tahapan screening bagi peserta putri Audisi Umum Bandung di GOR Bikasoga, Sabtu (12/3) siang ini. Dari total keseluruhan peserta putri berjumlah 104 peserta, hanya tersisa 61 peserta yang berhasil lolos ke tahapan turnamen. Peserta yang lolos ini di bagi berdasarkan kelompok.
GOR Dempo, Jakabaring Sport City seketika menjadi riuh. Sorakan penonton terdengar menggema. Di hall yang disulap menjadi empat lapangan untuk mencari bibit bulutangkis berbakat ini, tampak tengah bermain M Rizky Dean Saputra.
Bumi Sriwijaya memiliki cerita tersendiri di agenda Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Sejak digelar di sembilan kota tahun lalu, Palembang mencatat peserta terbanyak setelah proses daftar ulang. Tercatat dari 519 pendaftar, sebanyak 485 melakukan daftar ulang pada Jum’at (11/3) kemarin.
Peserta U13 putri asal Garut kelahiran tahun 2004 memiliki nama lengkap Demma Suci Cahyani dengan nomor punggung 0230 ini, penampilannya sangat berbeda dengan peserta putri yang lainnya. Dema yang juga berlatih di klub PB ARG Garut menggunakan hijab saat melakukan tahapan screening Audisi Umum di GOR Bikasoga, Bandung, Sabtu (12/3) pagi.
Audisi Umum PB Djarum 2016 di kota Bandung merupakan kesempatan terbaik bagi atlet muda kota kembang dan sekitarnya, untuk memperoleh Bea Siswa Bulutangkis. Ajang yang berlangsung tanggal 12-14 Maret ini, juga menarik minat Asep Azhar untuk mengikutsertakan putranya Noval Taufik Azhar (11 tahun). Asep mengutarakan bahwa ia melakukan semua yang terbaik untuk sang putra.
