Dua pekan lalu, Yogyakarta mendapat kehormatan untuk menggelar Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Yogyakarta Open 2015. Dan kali ini, para pebulutangkis muda berusia dibawah 19 tahun kembali berkumpul di Kota Gudeg ini. Kali ini mereka akan bertarung memperebutkan hadiah total US 20,000 dalam ajang Jaya Raya Junior International Challenge 2015.
Kabar menggembirakan datang dari pebulutangkis Muda yang saat ini tengah mengukuti kejuaraan bulutangkis Malaysia International Youth U-19 2015. Pada kejuaraan yang dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia ini, pemain Indonesia yang di wakilioleh Klub PB Djarum memborong tiga gelar juara. Ganda putri bahkan berhasil menciptakan final sesama pemain Indonesia.
Kedigjayaan para pemain bulutangkis China kembali terlihat. Pada kejuaraan bulutangkis Japan Open Super Series 2015, China menyabet dua gelar juara dari empat kontestasn yang mereka punya di babak final. Denmark, Korea Selatan dan tuan rumah Jepang sama-sama mengoleksi satu gelar juara.
Berakhir sudah proses pencarian bakat atlet PB Djarum tahun ini dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015. Audisi Umum telah dilalui di 9 kota, yaitu Medan, Palembang, Manado, Makassar, Balikpapan, Jember, Tasikmalaya, Purwokerto dan Kudus.
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Maria Kristin Yulianti yang kini aktif melatih di PB Djarum memberikan pesan khusus bagi para atlet yang berhasil lolos Audisi Umum 2015. Sebanyak 33 perserta akhirnya berhasil dinyatakan menjadi bagian dari keluarga besar PB Djarum, mereka pun berhak untuk mendapatkan beasiswa bulutangkis Bakti Olah Raga Djarum Foundation.
Setelah proses Audisi Umum yang panjang dan melelahkan, serta digelar di sembilan kota sejak bulan April lalu, hari ini (13/9) PB Djarum mengumuman ke 33 peserta yang dinyatakan lolos dan berhak menerima beasiswa bulutangkis Bakti Olah Raga Djarum Foundation. Berikut nama atlet yang akhirnya berhasil menjadi bagian dari keluarga besar PB Djarum melalui Audisi Umum 2015.
