Sulaiman

Sulaiman

Rupanya Jepang kali ini belum memberikan keberuntungan bagi  para atlet bulutangkis Indonesia. Pada kejuaraan bulutangkis Japan Open Super Series 2015 prestasi terbaik atlet Indonesia hanya mampu berbicara hingga babak semifinal. Dua wakil Indonesia yang menembus babak empat besar, kandas usai dikalahkan lawan-lawannya kemarin (12/10).

Galang Decky Ramadhan/Moehamat Febriansyah asal PB Djarum menjadi juara Astec Open 2015 di nomor ganda taruna putra. Setelah di partai puncak, Sabtu (12/9) sore bertempat di Gor Asia-Afrika Senayan tadi. Pasangan PB Djarum ini menang dua game langsung atas pasangan Naufal Fawwaz/Rizki Akbar dari Candra Wijaya.

Pertandingan All PB Djarum di ganda remaja putra pada babak final bertempat di Gor Asia-Afrika Senayan, Sabtu (12/9) siang tadi. Akhirnya dimenangi oleh pasangan Dicky Cahya Yustiwa/Feisal Wiranto yang juga unggulan pertama. Mereka menang atas pasangan Ardy Nugroho/Ario Bimo Gagat Raino dalam dua game langsung.

Laga puncak di nomor ganda campuran dewasa, Sabtu (12/9) pagi telah bergulir di Gor Asia-Afrika Senayan. Pasangan unggulan pertama asal PB Djarum Fran Kurniawan/ Komala Dewi berhasil mengalahkan pasangan Ardiansyah Putra/Dellis Yuliana asal Bekat Abadi/ Trunojoyo dengan melalui pertarungan rubber game. Dengan kemenangan ini, Fran/Dewi meraih gelar juara Astec Open 2015.

Dari enam wakil Indonesia di babak perempat final, akhirnya hanya dua saja yang bisa menembus babak semifinal kejuaraan bulutangkis Japan Open Super Series 2015.  Indonesia di wakili oleh Tommy Sugiarto dan pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Galang Decky Ramadhan/Moehamat Febriansyah, ganda taruna putra asal PB Djarum ini lolos ke partai puncak. Setelah mereka menundukan pasangan SGS PLN Bandung Ari Taufik/Randi Reynaldi pada laga semi final bertempat di Gor Asia-Afrika Senayan, Sabtu (11/9) malam.