Sulaiman

Sulaiman

Pemain tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska berhasil meraih gelar keduanya dalam tiga pekan terakhir. Usai menjadi juara di Singapore International Series 2015 yang digelar di Singapura pada 18 hingga 22 Agustus lalu, dan menjadi runner up di Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Tengah Open 2015 pekan lalu, Gregoria sukses menjadi juara di Indonesia International Challenge 2015.

Ganda campuran menjadi nomor kedua yang dipertandingkan di final Indonesia International Challenge 2015. Indonesia melalui wakil asal PB Djarum, Fran Kurniawan/Komala Dewi sukses menyabet gelar juara. Unggulan kedua ini dipaksa bermain tiga game oleh Chung Eui Seok/Hee Yong Kong di final yang digelar pada Minggu (6/9) siang.

Bermain di kampung halaman sekaligus pendukung setianya di Surabaya, Sony Dwi Kuncoro sukses meraih gelar juara Indonesia International Challenge 2015. Bermain di partai pertama pada final yang digelar Minggu (6/9), Sony sukses menaklukan tunggal putra Korea, Jeon Hyeok Jin dengan 22-20 dan 21-15.

Hasil dari tahapan tes beep yang dilakukan pada hari Minggu (6/9) pagi bertempat di Gor Djarum Jati Kudus sudah selesai. Dari 62 orang peserta kini hanya menyisakan 46 orang peserta saja yang lolos ke tahapan karantina pada hari Senen (7/9) hingga hari Minggu (13/7) nanti.

Setelah selama dua hari para peserta grand final mengikuti ujian pertandingan secara round robin di GOR Djarum Jati Kudus. Kini para peserta yang lolos ketahapan dua gran final sebanyak 62 orang peserta akan melakukan tes fisik. Tes ini sendiri berlangsung dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB pada hari Minggu (6/9) ini.

Srikandi-srikandi Cipayung sukses memastikan akan membawa pulang gelar juara Indonesia International Challenge 2015. Mereka memastikan gelar setelah dua tiket final berhasil diraih oleh Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan dan Suci Rizky Andini/Maretha Dea Geovani. Keduanya berhasil mengantongi kemenangan pada semifinal yang digelar pada Sabtu (5/9) petang.