Satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra harus tersingkir di babak perempat final Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015, Jumat (17/7) siang. Pasalnya, Ginting Anthony dapat dikalahkan oleh pemain China ungulan ke-4, Lin Dan dengan dua game langsung bertempat di Venue Taipei Arena.
Babak kedua Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015 mempertemukan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang diunggulkan ditempat keempat, melawan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao dari Jepang.
Tunggal putri Indonesia yang merangkak dari babak kualifikasi, Fitriani, akhirnya harus menghentikan perjuangannya di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Pemain muda yang berjibaku sejak hari Selasa (14/7) terhenti ditangan tunggal Korea, Bae Yeon Ju.
Ganda putra unggulan ke-3 asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan masih terlalu tangguh bagi pasangan Jepang, Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto. Karena untuk ke-4 kalinya, pasangan Jepang ini dikalahkan oleh Ahsan/Hendra dengan dua game langsung bertempat di Venue Taipei Arena.
Pasangan muda Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Markus Fernaldi dengan mudah melangkah ke babak perempat final Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Ada pun, pada laga kedua hari Kamis (16/7) siang, bertempat di Venue Taipei Arena. Ganda putra Indonesia ini dinyatakan menang dari pasangan gado-gado (Belanda-Australia) Ruud Bosch/Oliver Leydon-Davis.
Pemain muda Indonesia Ginting Anthony pastikan rebut satu tiket kebabak perempat final Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Setelah di babak ke tiga, Kamis (16/7) sore, Ginting berhasil menghentikan laju Dionysius Hayom Rumbaka dengan dua game langsung bertempat di Venue Taipei Arena.
