Sulaiman

Sulaiman

Hari ini (13/6) nomor perorangan cabang olahraga Bulutangkis pada SEA Games 2015 sudah mulai dilaksanakan. Babak enam belas besar nomor tunggal putra menjadi perjuangan berat bagi  pemain yang baru berusia 18 tahun, Firman Abdul Kholik. Kembali ia harus beremu dengan tunggal putra Thailand Boonsak Ponsana. Pada babak final nomor beregu, Firman sempat bertemu dengan pebulutangkis berperingkat 30 dunia itu dan meyerah dengan, 7-21, 14-21.

Audisi umum Djarum di kota Purwokerto sudah berakhir. Ada pun di tahapan final, Sabtu (13/6) siang tadi, 12 peserta sudah dipastikan lolos mendapat tiket grand final menuju kota Kudus. Mereka itu adalah 2 dari kelompok U 13 putri, 2 lagi dari kelompok U 15 putri. Lalu 4 peserta dimasing-masing kelompok U 13 dan U 15 putra.

Ellya Indriani dari PB Nusantara Pekalongan dengan nomor punggung 0567 ini merasa kaget dan bercampur senang. Pasalnya dirinya tidak menduga sama sekali bisa mendapat super tiket dari dewan pencari bakat. Ini karena di tahapan final tadi, ia kalah dari Nurdian Putri Haspari asal PB Panorama Solo dengan dua game langsung.

Pertandingan di tahapan final U 13 putri pada audisi umum Djarum Purwokerto, Sabtu (13/6) pagi tadi. Nomor punggung 0363 asal PB Kopama, Cilacap, Laretha Putri Allyamevia meraih tiket grand final ke Kudus. Anak pertama dari bapak Sugeng ini mengalahkan Happy Meirita Almas, nomor punggung 0547 asal PB Sportif Suryanaga, Ngajuk dengan dua game langsung.

Akhirnya berkumandang juga lagu Indonesia Raya dari cabang olah raga bulutangkis pada ajang SEA Games 2015 yang berlangsung di Singapura. Bermaterikan pemain muda, tim merah putih menundukkan salah satu tim favorit, Thailand pada babak final yang di mainkan kemarin (12/6).

Muhammad Nur Fa'is nomor punggung 0376 asal PB Kopama, Cilacap berhasil tembus tahapan final audisi umum Djarum di kota Purwokerto. Pasalnya, Jumat (12/6) malam tadi, Fa'is biasa disapa ini mengalahkan peserta nomor punggung 0505 asal PB Jupiter Banjar Negara, Agung Pambudi Purnama dengan dua game langsung bertempat di Gor Satria, Purwokerto.