Sulaiman

Sulaiman

Manado dan Makassar menjadi kota ke lima dan enam perburuan talenta muda untuk meraih beasiswa bulutangkis Bakti Olah Raga Djarum Foundation melalui Audisi Umum 2015.

Atlet pemula datang ke meja registrasi di hari Selasa (26/5) lalu, ia datang ditemani sang ayah, Ronald Tumarar. Ternyata ia tak datang dari Manado, ia harus menempuh perjalanan dua jam untuk bisa datang ke GOR Arie Lasut dari Kabupaten Minahasa, sekitar Danau Tondano.

Peserta yang masih duduk di kelas 5 sekolah dasar Negeri Bawakarai 1, Makassar ini sudah mulai suka dengan olahraga bulutangkis sejak ia berusia 6 tahun. Peserta yang memiliki nama lengkap Muhamad Asri Ardilla asal klub PB Avante Makassar ini tenyata memilih bulutangkis karena alasan tertentu.

Bertempat di Gor Sudiang, Makassar, Kamis (28/5) ini, tahapan kedua Audisi Umum Djarum pun berlangsung. Adapun di tahapan ini para peserta harus melalui sistem turnamen untuk maju ke tahapan selanjutnya.

Peserta Audisi Umum PB Djarum 2015 di Manado, Sulawesi Utara tak hanya datang dari Manado. Salah satu diantaranya adalah Taufik Hidayat Kinga. Peserta U15 asal Gorontalo ini datang ke GOR Arie Lasut Manado dengan berkendara selama delapan jam pada Minggu (24/5) lalu.

Sebanyak tiga pemain tunggal taruna putra asal PB Djarum yang masuk dalam daftar unggulan berhasil melewati tiga babak awal pada kejuaraan bulutangkis Walikota Surabaya Cup 2015.