Di saat para remaja bersiap-siap untuk berlibur di penghujung akhir tahun 2014, para pemain bulutangkis Junior Indonesia justru tengah berjuang membidik gelar juara di negeri Ginseng, Korea Selatan. Korea Junior Open Badminton Championship 2014
Indonesia akhirnya harus puas dengan menjadi runner up diajang Axiata Cup 2014. Berhadapan dengan Thailand di partai puncak, punggawa dan srikandi tanah air akhirnya harus menyerah tipis dari tim gajah putih, Thailand, kemarin (07/12).
Tim bulutangkis Indonesia yang berlaga pada kejuaraan 6th Asean School Games 2014 akhirnya membawa pulang dua Runer up nomor perorangan. Dua wakil Indonesia di babak final datang dari nomor ganda campuran dan ganda putra. Kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 5 Desember 2014 di Marikina City, Philipina.
Setelah melalui empat partai yang melelahkan, Indonesia akhirnya berhasil melangkah ke partai puncak Axiata Cup 2014. Tim merah putih melaju dengan dramatis, dimana tim Indonesia ke final dengan kemenangan selisih games. Indonesia berhasil menghentikan tuan rumah Malaysia kemarin (06/12).
Atlet berusia 19 tahun, Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil bersama Markis Kido di laga semifinal Axiata Cup 2014. Bersama Kido, Kevin sempat memaksa Tan Boon Heong/Tan Wee Kiong untuk bermain tiga game, kemarin (06/12).
Pasangan remaja putra PB Djarum, Devan Riefky Reksadillano/Moehamat Febriansyah mengalahkan unggulan satu asal klub Chandra Wijaya, Raynald Tangguh H/Rizki Adam dengan dua game langsung, skor 21-18 dan 21-17 partai puncak di Gor Asia Afrika, Jakarta. Dengan kemenangan ini, Devan/Febrian berhasil menjadi juara Pertamina Open 2014.
