Ajang Hong Kong Open Super Series 2014 akan menyuguhkan hal yang berbeda dari tim Indonesia dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya. Di turnamen yang berlangsung di Kowloon, 18-23 November 2014 ini, sejumlah pasangan ganda Indonesia bakal bertukar partner.
Indonesia yang berhasil menempatkan tiga wakilnya di partai puncak Malaysia Kuching International Challenge 2014, akhirnya berhasil pulang dengan membawa satu gelar melalui nomor ganda campuran. Pada partai puncak yang digelar kemarin (16/11)
Atlet muda merah putih, Gregoria Mariska akhirnya berhasil menembus babak final Malaysia Kuching International Challenge 2014. Ia melaju ke partai puncak setelah bisa menghentikan langkah unggulan ketiga, Li Lian Yang pada Sabtu (15/11) kemarin. Gregoria kembali harus melakoni laga tiga game untuk bisa menundukkan rivalnya.
Partai final nomor ganda putri Malaysia Kuching International Challenge 2014 menjadi final ideal. Pasalnya, unggulan pertama asal Jepang, Ayane Kurihara/Naru Shinoya akan berjumpa dengan unggulan dua asal Indonesia, Rosyita Eka Putri Sari/Maretha Dea Giovani.
Indonesia akhirnya gagal menciptakan all Indonesian final di nomor ganda campuran, namun tentu harapan untuk bisa membawa pulang gelar di Malaysia Kuching International Challenge 2014 tentu masih ada. Adalah Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia yang berhasil melangkah ke partai puncak, usai memenangi laga babak semifinal kemarin (15/11).
Akbar Gusti Ramadhani/Serena Kani menoreh sejarah baru bagi bulutangkis Indonesia. Pasalnya, ganda campuran U17 asal PB Djarum merebut gelar juara Badminton Asia Junior U15&U17 Championships 2014. Di laga puncak hari Sabtu (15/11) pukul 13.00 waktu Thailand
