Harapan untuk meraih gelar juara dari turnamen bulutangkis China Open Super Series Premier 2014 akhirnya pupus. Dua wakil Indonesia yang berlaga di babak perempat final terhenti kemarin (14/11). Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjadi harapan di ganda campuran tak berdaya menghadapi wakil China.
Akbar Gusti Ramadhani/Serena Kani dari Indonesia berhasil menundukkan unggulan satu asal Thailand, Kuna Anuwit Pakin/Sudjaipraparat kwanchanok pada laga semifinal, Jumat (14/11) pukul 13.00 waktu Thailand. Ganda campuran U17 asal PB Djarum ini menang dua game langsung
Indonesia berpeluang untuk menciptakan all Indonesian final di nomor ganda putri. Hal ini terjadi setelah dua pasangan merah putih berhasil melalui laga perempat final kemarin (14/11) dengan kemenangan. Rosyita Eka Putri Sari/Maretha Dea Giovani
Unggulan ketiga sektor ganda campuran, Lukhi Apri Nugroho/Masita Mahmudin berhasil terus melaju di Malaysia Kuching International Challenge 2014. Kendati sempat dipaksa bertarung ketat, tetapi pada akhirnya juara USM International Challenge 2014 ini sukses melalui babak perempat final kemarin (14/11).
Indonesia masih bisa berharap untuk bisa memetik gelar di sektor tunggal putri Malaysia Kuching International Challenge 2014. Adalah Gregoria Mariska yang berhasil melangkah ke babak empat besar. Hal ini terjadi usai ia bisa menaklukan Aya Ohori dari Jepang pada laga perempat final kemarin (14/11).
Tunggal putri muda Indonesia, Gregoria Mariska membuat kejutan di ajang Malaysia Kuching International Challenge 2014. Tak diunggulkan, pemain yang bergabung dengan Pelatnas pada bulan Januari lalu, berhasil menyingkirkan unggulan teratas sekaligus seniornya, Aprilia Yuswandari dalam drama tiga game kemarin (13/11).
