Babak pertama kejuaraan bulutangkis Victor Kaohsiung Masters 2024 baru saja dimulai hari ini (19/6), tetapi pebulutangkis putri Indonesia, Komang Ayu Cahaya Dewi harus bertanding rubber game. Komang dipaksa bertanding selama 49 menit untuk menaklukkan pemain tuan rumah Hung Yi Ting. Komang menang 21-10, 18-21, 23-21.
Pebulutangkis muda Indonesia, Chiara Marvella Handoyo melaju ke babak kedua pada kejuaraan bulutangkis Victor Kaohsiung Masters 2024. Perjalanan pebulutangkis asal PB Djarum melewati babak pertama hari ini (19/6), dilalui dengan mengalahkan sesama pemain Indonesia. Chiara menang dari Aisyah Sativa Fatetani. Dalam waktu 36 menit Chiara mengalahkan mantan penghuni Pelatnas dengan 23-21, 21-11.
Bekal peringkat pebulutangkis putri Indonesia, Chiara Marvella Handoyo rupanya tidak cukup membawanya langsung bertanding pada babak utama di kejuaraan Victor Kaohsiung Masters 2024. Pada kejuaraan yang dilangsungkan di Kaohsiung, Taiwan, Chiara harus merangkak dari babak kualifikasi terlebih dahulu.
Para pemain China merajai kebuaraan bulutangkis Sathio Group Australian Open 2024 yang berakhir hari ini (16/6). Dua gelar juara berhasil di bawa pulang oleh pemain-pemain dari negeri tirai bambu dari kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500. Tiga gelar lainnya dibagi rata oleh Indonesia, Jepang, dan Malaysia.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk menambah gelar juara selain dari sektor ganda putri. Ada pebulutangkis tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo dan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang juga sama-sama lolos ke babak final selain pasangan ganda putri Febriana Dwi Puji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Namun memang hanya pasangan Febriana/Amalia saja yang bisa mempersembahkan gelar juara.
Satu gelar juara berhasil menjadi milik Indonesia dari kejuaraan bulutangkis Sathio Group Australian Open 2024. Gelar juara direbut pebulutangkis Indonesia dari sektor ganda putri melalui pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Bertanding pada babak final di kejuaraan dengan level BWF World Tour Final 500 hari ini (16/6), pasangan yang biasa akrab disapa dengan Ana/Tiwi membuat Indonesia memiliki juara usai mengandaskan harapan ganda Malaysia, Lai Pei Jing/Lim Chiew Sien.
