Dunia masih dibayang-bayangi pandemic covid19 dengan berbagai variannya. Hal ini menyebabkan banyak turnamen bulutangkis yang dibatalkan. Namun demikian beberapa turnamen tetap diselenggarakan dengan memperhatikan protocol Kesehatan.
Hampir dua tahun sudah pandemi Covid-19 merundung masyarakat secara global. Setelah melakukan beberapa pembatasan akses dan kegiatan, kini aktivitas masyarakat global telah berangsur normal. Namun demi mencegah penyebaran virus, aktivitas tersebut harus melakukan beberapa penyesuaian dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dalam bulutangkis, kekuatan otot tangan sangat menentukan atas kualitas atau kecepatan bola yang dilepaskan. Sudah pasti latihan otot tangan menjadi hal yang penting dalam berlatih bulutangkis. Salah satu bagian tangan yang mesti dikuatkan adalah bicep. Bicep adalah otot yang terletak pada bagian lengan atas.
Rangkaian turnamen BWF World Tour, tidak semuanya terselenggara akibat pandemic Covid19. Dari sedikit turnamen ini, Indonesia mampu meraih 1 gelar juara Super 1000, 1 gelar juara super 500 dan 4 gelar juara super 300.
Bicara mengenai bulutangkis, sudah sangat sering terdengar di telinga bahwa punggawa-punggawa kita membuat prestasi hebat. Tidak mau kalah dengan bulutangkis biasa, anak-anak bangsa yang difabel juga mengharumkan nama Indonesia di cabang para bulutangkis.
Ferry merupakan salah satu pelatih tunggal putra di PB Djarum Kudus. Ia juga mantan atlet bulutangkis yang pernah dibina oleh PB Djarum. Ferry bergabung dengan PB Djarum pada awal tahun 80-an, pada level usia anak-anak.
