Indonesia masih menyimpan harapan untuk bisa meraih gelar juara di ajang POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026. Yaitu lewat ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo, yang menjadi satu-satunya ‘Tulang Punggung’ Indonesia yang akan berlaga di final besok, Minggu (6/9) di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Debut ganda campuran Indonesia asal PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti harus terhenti di semfinal POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026. Rehan/Melati belum berhasil ke final setelah kalah atas wakil China, Liao Pin Yi/Zhang Jia Han dengan dua gim langsung 18-21, 18-21 di GOR Terpadu, A Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (5/9).
Ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo terus tampil meyakinkan di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Pada laga perempat final hari ini, Jumat (4/9) Yeremia/Patra berhasil meraih kemenangan atas lawannya asal Chinese Taipei yang diunggulkan di posisi pertama, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dengan skor 21-12, 21-19.
Tunggal putra Indonesia Dendi Triansyah berhasil menembus semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, setelah di laga perempat final hari ini Jumat (4/9) mengalahkan wakil Malaysia, Cheam June Wei dengan skor 21-11, 21-10 di GOR Terpadu A Yani, Pontuanak, Kalimantan Barat.
Tiket final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 akhirnya dipastikan oleh ganda campuran Indonesia besutan PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daefa Oktavianti. Mereka melaju setelah di laga perempat final hari ini, Jumat (4/9) mampu mengalahkan wakol Chinese Taipei, Bo-Yuan Chen/Yan Fei Chen lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor 21-17, 19-21, 21-16 di GOR Terpadu A Yani, Pontuanak, Kalimantan Barat.
Wakil Indonesia yang berlaga pada kejuaraan bulutangkis Li-Ning China Masters 2026 hanya tersisa pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Pemain Indonesia lainnya yang turun bertanding pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750 rontok di babak kedua.
