Tunggal putri Indonesia besutan PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari harus puas finis di posisi kedua WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya. Hasil itu harus diterima Mutiara setelah pada laga final hari ini, Minggu (27/10) ia kalah dari wakil Thailand, Yataweemin Ketklieng dengan skor 21-18, 12-21, 16-21 di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur.
Gelar juara untuk ketiga kalinya dipastikan oleh ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Kali ini mereka mampu menjadi kampiun di ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024, yang berakhir hari ini, Minggu (27/10) di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur.
Dari tiga pasang ganda campuran Indonesia yang mengisi peringkat dua puluh besar dunia, hanya pasangan Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari yang mendapat tambahan peringkat terbanyak. Empat peringkat bisa diperoleh Rinov/Phita usai berhasil menembus babak perempat final pada kejuaraan Victor Denmark Open 2024. Berdasarkan daftar peringkat terbaru yang telah diterbitkan federasi bulutangkis dunia (BWF), Rinov/Phita kini ada diperingkat 15 dunia pada pekan ini dari sebelumnya pada urutan 19.
Ada yang menarik pada daftar peringkat terbaru yang telah diumumkan oleh federasi bulutangkis dunia (BWF). Ganda putri China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan akhirnya harus merelakan tahta ganda putri nomor satunya. Tampuk ganda putri terbaik sedunia itu jatuh kepada rekan sekaligus juniornya Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Ganda putra menjadi sektor paling dinamis pada pergerakan peringkat dunia. Terjadi perubahan pada peringkat sepuluh besar dunia dari sektor ganda putra meski tidak semua pasangan mendapatkannya. Mulai dari peringkat dua sampai enam terjadi pergeseran. Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto terdapat diantaranya.
Daftar peringkat dunia bulutangkis sudah diterbitkan oleh federasi bulutangkis dunia (BWF). Tidak banyak yang berubah usai kejuaraan Victor Denmark Open 2024 yang dilaksanakan di Odense, Denmark. Peringkat pemain Indonesia juga tidak mengalami perubahan yang signifikan. Apalagi pemain tunggal putra Indonesia yang ikut bertanding pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750 pun hanya bisa dihitung dengan jari. Tercatat hanya ada Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting saja.
