Ganda remaja putra PB Djarum, Darmawan Setiawan/Muhammad Waldan Habibi mengaku sempat hilang fokus di laga 32 besar Polytron Muria Cup Sirkuit Nasional C 2025. Berhadapan dengan Hasan Al Munawir/Husen Al Munawar (Suryanaga Surabaya), Darmawan/Waldan harus bermain ketat dengan skor 25-23, 21-16.
Ganda pemula putri PB Djarum, Canda Arthalita Budianto/Leonie Nindy Nareswari mengaku masih beradaptasi satu sama lain sebagai pasangan. Keduanya mengatakan masih berusaha menyamakan ritme di lapangan, setelah empat turnamen turun bersama.
Shallom Angelica Sari menjadi salah satu lulusan Audisi Umum PB Djarum 2025 yang uji kebolehan di Polytron Muria Cup Sirkuit Nasional C 2025. Ia turun bermain di dua nomor, tunggal anak putri dan ganda anak putri.
Salah satu gelar juara untuk Indonesia pada Polytron Indonesia Para Badminton International 2025, disumbangkan Qonitah Ikhtiar Syakuroh dari tunggal putri SL3. Pemain unggulan pertama ini berhadapan melawan wakil Nigeria, Mariam Eniola Bolaji yang berstatus unggulan kedua di laga final.
Pertandingan Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 baru menyentuh babak semifinal, namun tim para badminton Indonesia sukses mengamankan tiga gelar pada ajang ini. Selain itu, Indonesia juga berpeluang menambah tiga gelar dari wakil lainnya yang lolos ke final.
Ganda putra SL3-SL4 Indonesia, Dwiyoko/Fredy Setiawan menyegel posisi di babak final Polytron Indonesia Para Badminton International 2025. Di semifinal, keduanya mengalahkan wakil India, Deep Ranjan Bisoyee/Manoj Sarkar, straight game dengan skor 21-11, 21-12.
