Lebih dari 200 anak hadir di GOR 17 Desember Turide, Mataram pada Sabtu (10/2) pagi. Mereka hadir untuk mengikuti Coaching Clinic yang diberikan oleh atlet dan legenda bulutangkis yang hadir dalam rangkaian Djarum Badminton All Stars 2018.
Kabar kurang menggembirakan datang dari kejuaraan bulutangkis India Open 2018. Indonesia mau tak mau harus kehilangan andalan dari nomor ganda campuran. Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus mundur dari kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 350.000,-. Persiapan yang kurang memadai ditenggarai menjadi faktor mundurnya pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016.
Indonesia sejauh ini baru berhasil mengemas satu gelar dari arena Daihatsu Indonesia Masters 2018. Kemenangan Anthony Sinisuka Ginting gagal diikuti oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran. Berhadapan dengan Zheng Siwei/Huang Yaqiong di partai puncak pada Minggu (28/1) siang, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini kalah dengan 14-21 dan 11-21.
Ganda Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong berhasil mengamankan gelar keempat mereka dari lima turnamen yang mereka ikuti. Di arena Daihatsu Indonesia Masters 2018, mereka mengubur impian Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir untuk juara di Istora, Senayan. Di laga final yang digelar pada Minggu (28/1), Zheng/Huang menang dengan dua game langsung 21-14 dan 21-11.
Laga semifinal ganda campuran di arena Daihatsu Indonesia Masters 2018 antara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti digelar pada Sabtu (27/1). Di laga yang digelar di Istora ini, Tontowi/Liliyana atau yang akrab disapa Owi/Butet berhasil menang dengan dua game langsung 22-20 dan 21-17.
Indonesia sudah memastikan satu tiket final sebelum babak semifinal ganda campuran Daihatsu Indonesia Masters 2018 dimulai. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil memenangi laga perang saudara mereka atas Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Sabtu (27/1) siang.
Dorongan dari orang tua
