Bulan Juni 2017 adalah bulan yang sangat berarti bagi pasangan bulutangkis Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Bagaimana tidak, di bulan inilah untuk pertama kalinya pasangan yang biasa di panggil dengan sebutan Owi/Butet ini bisa meraih gelar juara yang selama ini di idam-idamkan. Owi/Butet di bulan Juni 2017 menjadi kampiun di kandang sendiri pada kejuaraan BCA Open Superseries Premier 2017. Dua kali sebelumnya di tahun 2011 dan 2012 mereka mampu menembus babak final, teta
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya harus terhenti di babak semifinal pada kejuaraan bulutangkis BWF World Superseries Final 2017. Di semifinal yang digelar pada Sabtu (16/10), pasangan yang disapa Owi/Butet ini dipaksa menyerah di tangan ganda Tiongkok Zheng Siwei/Chen Qingchen.
Laga semifinal BWF World Superseries Finals 2017 di nomor ganda campuran akan mempertemukan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Zheng Siwei/Chen Qingchen. Pertarungan yang akan digelar siang ini (16/12) waktu Dubai, akan menjadi pertemuan kelima bagi dua ganda papan atas dunia ini.
Ganda campuran andalan tanah air di BWF World Superseries Finals 2017, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya harus puas menjadi runner up grup B. Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini harus menelan kekalahan di laga terakhir Grup B kontra Wang Yilyu/Huang Dongping pada Jum'at (15/12) siang waktu Indonesia.
Memasuki hari ketiga kejuaraan bulutangkis BWF World Superseries Finals 2017 akan memainkan sisa pertandingan di penyisihan grup. Di nomor ganda campuran, dari dua wakil Indonesia yang bertanding hanya satu pasang saja yag sudah di pastikan akan melaju ke babak semifinal.
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil memetik kemenangan kedua hari ini (14/12). Bertanding di grup B pada kejuaraan bulutangkis BWF World Superseries Finals 2017, ganda campuran utama Indonesia ini membukukan kemenangan dari ganda campuran asal Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.
Dorongan dari orang tua
