Perjuangan pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terpaksa harus terhenti di babak semifinal Denmark Open Super Series Premier 2017. Pasalnya, pada laga perebutan tiket final tadi, Sabtu (21/10) mereka harus takluk atas lawannya dari Hong Kong Tan Chung Man/Tse Ying Suet, dengan dua game langsung 16-21 dan 18-21.
Dalam pertandingan perempat final Denmark Open Super Series Premier 2017 bertempat di Odense Sports Park, Denmark, Jumat (20/10). Pasangan ganda campuran tanah air, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengalahkan Wakil Tiongkok, Zhang Nan/Li Yinhui. Seperti dilansir badmintonindonesia.org, Tontowi/Liliyana mengaku tak menyangka bisa menang relatif mudah di pertandingan perempat final tersebut.
Pasangan campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke babak perempat final Denmark Open Super Series Premier 2017. Kepastian tiket perempat final diraih Tontowi/Liliyana setelah mereka menang relatif mudah dua game langsung atas pasangan tuan rumah Anders Skaarup Rasmussen/Line Hojmark Kjaersfeldt.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil melalui laga pertamanya Denmark Open Super Series Premier 2017, Selasa (17/10). Pasangan campuran terbaik Indonesia ini meraih kemenangan dua game langsung atas Anton Kaisti/Jenny Nystrom asal Finlandia. Mereka menang dengan skor akhir 21-14 dan 21-16.
Hartono tak pernah beranjak saat I Made Vemas Saifulihza Afrizal, peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 asal Magelang bertanding. Sebagai seorang pelatih dia merasa punya tanggung jawab untuk menamani anak didiknya.
Sejarah kembali terukir. Pebulutangkis PB Djarum berhasil mengibarkan bendera merah putih di BWF World Championships 2017 di Glasgow, Skotlandia bulan Agustus lalu. Mereka adalah Liliyana Natsir yang sukses jadi kampiun usai kalahkan wakil Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen. Di partai puncak, mereka berhasil menang dalam drama tiga game 15-21, 21-16 dan 21-15.
Dorongan dari orang tua
