Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2016] Devo: "Semoga Akan Ada Juara Dunia dari Audisi Umum Makassar"
08 April 2016
[Audisi Umum 2016] Devo: "Semoga Akan Ada Juara Dunia dari Audisi Umum Makassar"
 
 

Ketua Pengurus Provisinsi PBSI Sulawesi Selatan, Devo Khaddafi kembali menyambut baik hadirnya Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Ini menjadi kali kedua Makassar menjadi tuan rumah Audisi Umum, setelah tahun lalu sukses digelar di Kota Daeng ini.

“Kami tentu sangat senang dengan kesempatan yang diberikan kepada Makassar untuk bisa kembali menjadi tuan rumah Audisi Umum ini. Antusiasme pun lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya, dan kami berharap akan ada lebih banyak bibit muda bulutangkis yang bisa didapatkan di Audisi Umum kali ini,” ujarnya pada konferensi pers Jum’at (8/4) sore.

Tahun 2015 lalu Makassar berhasil meloloskan satu wakilnya untuk menjadi penerima beasiswa bulutangkis dari Djarum Foundation, Muhammad Wahyudi Akhmad berhasil menjadi anggota PB Djarum melalui Audisi Umum 2015 lalu.

Sebagai sebuah bentuk dukungan kepada perkembangan bulutangkis di Makassar khususnya, Devo pun menuturkan bahwa di tahun 2017 mendatang, dirinya akan memulai program Makassar Badminton City.

“Tahun depan kami akan memulai program Makassar Badminton City, selain karena bulutangkis adalah olahraga kedua yang populer di Makassar setelah sepakbola, kami pun ingin lebih membudayakan bulutangkis. Di dalam program ini kami berencana bahwa nantinya setiap sekolah dasar memiliki lapangan bulutangkis,” tambahnya.

Dirinya pun berharap dengan upaya yang dilakukan oleh PBSI Sulawesi Selatan dan Djarum Foundation ini, akan hadir seorang juara dunia di masa yang akan datang. “Melalui program Audisi Umum kali ini pun tentu kami berharap bahwa 10 tahun lagi akan ada juara dunia asal Makassar,” pungkasnya.

Audisi Umum Makassar akan digelar mulai Sabtu (9/4) besok bersamaan dengan penyelenggaraan di kota Solo. Ini menjadi titik ke lima dan enam di tahun 2016. Audisi Umum sebelumnya sukses digelar di Palembang, Bandung, Balikpapan dan Purwokerto. (RI)