Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2016] BTRC Siap Tempur di Kudus
16 Agustus 2016
[Audisi Umum 2016] BTRC Siap Tempur di Kudus
 
 

Batara Racket Club (BTRC) asal Lampung yang dipimpin oleh Afridizon mengaku sudah siap untuk bertempur di final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Di edisi 2015 lalu, BTRC sukses meloloskan empat atletnya untuk bergabung bersama PB Djarum, dan kali ini lima atlet BTRC pun dipastikan akan menjadi pesaing yang patut di perhitungkan di putaran final 2-4 September mendatang.

“Persiapan sudah mulai matang, fisik, teknik, semuanya sudah siap tinggal nanti di lapangannya kita tidak tahu. Yang pasti ada penambahan porsi latihan, artinya memang semua full latihannya pagi sore. Fisiknya juga ditambah,” ujar atlet yang akrab disapa Au ini.

Au pun tak hanya akan membawa atlet yang akan berlaga di final. Tetapi ia akan mengikut sertakan empat anak didiknya untuk bersaing di Audisi Umum kota terakhir yang akan digelar di Kudus, 30 Agustus mendatang.

“Ada yang gagal kemarin, belajar dari gagal, kita benahi lagi kita nanti coba lagi audisi umum Kudus. Saya mempersiapkan tiga orang putra, dan satu putri. Ini mereka yang kemarin gagal di Palembang akan saya bawa lagi ke Kudus,” tambahnya.

Salah satu anak didik Au adalah Muhammad Raihan Haidijr. Atlet asal Manado ini rela berlatih di Lampung untuk bisa lolos ke final Audisi Umum. Ini adalah tahun kedua Raihan mengikuti Audisi Umum. “Raihan persiapannya sudah mulai matang, prediksinya dia matang. Raihan kemarin berhasil juara di Astec  Open di Makassar di nomor tunggal, sementara di gandanya runner up. Raihan sudah siap tempur,” ujarnya.

Perkembangan anak didiknya usai Audisi Umum Palembang yang digelar di GOR Dempo, Jakabaring pada 12-14 Maret dinilai cukup pesat. Klub yang bermarkas di daerah perumanan POLRI Rajabasa, Lampung ini memang tengah mengincar tempat di Kudus.

“BTRC target inginnya empat, tahun lalu empat. Sebisa mungkin kaya taun lalu, mudah-mudahan, mohon bantu doanya,” lanjutnya.

Saat ini, di klubnya, Au memiliki 15 atlet muda dibawah binaannya. “Beberapa atlet saya berasal dari luar kota, selain Raihan dari Manado, saya juga punya atlet dari Jambi, Palembang, malah memang banyak yang dari Palembang. Di sini saya memang fokuskan mereka untuk latihan, pagi sore. Karena bulutangkis itu harus continue, tidak bisa selang seling. Jadi mereka yang disini memang memiliki jadwal latihan dari Senin sampai Minggu,” ceritanya.

Au dan anak didiknya yang berjumlah sekitar 10 orang akan bertolak ke Kudus pada 28 Agustus mendatang. Mereka seakan sudah siap untuk menebar ancaman bahwa BTRC Lampung tak bisa dipandang sebelah mata. Empat atletnya yang lolos di tahun 2015 lalu menjadi sebuah peringatan bahwa BTRC siap kembali merebut tempat di Kudus. Selamat berlatih dan selamat berjuang sobat muda! (RI)