
Setelah digelar di tiga kota luar pulau Jawa yakni Pekanbaru, Banjarmasin dan Manado, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis memusatkan perhatiannya ke pulau Jawa. Kali ini, audisi menyambangi kota Cirebon yang dilaksanakan bersamaan dengan kota Solo, tangggal 22-24 Juni 2017. Audisi di Kota Cirebon mengambil tempat di GOR Bima.
Untuk mendapatkan bibit terbaik dari kota Cirebon, PB Djarum menerjunkan tim pencari bakat yang terdiri dari para legenda bulutangkis yakni Christian Hadinata, Ade Chandra, Johan Wahyudi, Kartono, Lius Pongoh, Denny Kantono dan Simbarsono.
“Ini tahun kedua kota Cirebon menjadi tuan rumah audisi. Tahun lalu berlangsung sukses yang membuktikan bahwa bulutangkis merupakan olahraga yang dicintai di kota Cirebon,” ungkap Asep Dedi selaku Ketua Pemkot PBSI Cirebon.
Baca juga: [Audisi Umum 2017] Mencari Calon Juara Dunia di Karanganyar
Sampai berita ini diturunkan, pendaftaran ulang peserta masih berlangsung. Tercatat lebih dari 500 peserta yang sudah mendaftar ulang sampai dengan sore ini (21/7) pukul 16.00. Antusiasme insan bulutangkis kota Cirebon menjadi catatan tersendiri bagi perbulutangkisan Indonesia.
“Saya melihat banyak sekali pemain-pemain muda dari Cirebon. Selain itu pelatih-pelatih muda juga bermunculan,” ujar Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di kota Cirebon ini memperbutkan 12 super tiket ke final di Kudus. Selain itu para tim pencari bakat juga berhak memberikan super tiket tambahan kepada atlet muda yang punya bakat istimewa. (HK)
Baca juga: [Audisi Umum 2017] Sumbangsih Buat Indonesia
