Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2017] Mencari Penerus Kevin Sanjaya
04 Agustus 2017
[Audisi Umum 2017] Mencari Penerus Kevin Sanjaya
 
 

Salah satu nama yang kerap terdengar di paruh awal 2017 dari arena bulutangkis adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pebulutangkis asal Banyuwangi ini sukses meraih kemenangan hat-rick bersama pasangannnya Marcus Fernaldi Gideon. Mimpi Kevin dan pencapainnya saat ini memang tidak mudah, ia sempat mengalami penolakan. Kevin kecil gagal di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2006, tak menyerah, ia akhirnya berhasil bergabung bersama PB Djarum di tahun 2017. Dan kini, menjadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki tanah air.

Ketua Umum Pengprov PBVSI Jatim Oei Wijanarko Adi Mulya pun mengutarakan harapan serupa, bahwa di Audisi Umum kali ini, PB Djarum bisa menemukan atlet berkualitas seperti Kevin. "Kami berharap terulangnya kembali munculnya Kevin dari audisi ini. Kevin diambil tahun 2007, sepuluh tahun kemudian bisa juara All England dan menjadi andalan Indonesia," ujarnya pada konferensi pers yang digelar pada Jum’at (5/8) sore.

Surabaya sendiri menjadi kota ke enam penyelenggaraaan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 bersama dengan penyelenggaraan di Purwokerto, kampung halaman Christian Hadinata. Meski digelar di Surabaya, Jawa Timur, peserta pun tak hanya berasal dari Jawa Timur. Program Manajer Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan menambahkan, para peserta bukan hanya berasal dari Jatim, namun ada peserta yang datang dari provinsi lain seperti Aceh, Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa kota besar dari Kalimantan, hingga Maluku.

Baca juga: [New Zealand Open Grand Prix Gold 2017] Kenas/Reza Melesat Ke Babak Semifinal

"Mereka datang dari jauh untuk menyambung cita-cita menjadi pebulutangkis handal, dan ini sebagai salah satu bukti komitmen kami, untuk bisa terus menjaga mata rantai prestasi bulutangkis. Kami ingin mencari pemain berkualitas istimewa dari klub-klub kecil di daerah agar bisa lebih ditingkatkan potensinya dan bisa meraih prestasi dunia lewat PB Djarum," ujar Budi.

Dipastikan akan ada 12 peraih Super Tiket yang berhasil melalui tahap turnamen dan berhak untuk berlaga di grand final Audisi Umum yang akan digelar bulan September mendatang. Namun, tim pemandu bakat yang kali ini dipimpin oleh Fung Permadi tak menutup kemungkinan untuk memberikan Super Tiket tambahan bagi para peserta yang gugur di babak awal turnamen. “Untuk jumlah super tiket tambahan kami tidak membatasi, bisa banyak atau tidak ada. Semuanya akan kita lihat bagaimana di lapangan nanti,” pungkas Fung. (RI)

Baca juga: [Audisi Umum 2017] Purwokerto Kembali Dipercaya Gelar Audisi Umum