Wawancara
Home > Berita > AUDISI UMUM > [Audisi Umum 2018] Nesta Ingin Seperti Kevin Sanjaya
05 Agustus 2018
[Audisi Umum 2018] Nesta Ingin Seperti Kevin Sanjaya
 
 

Pertandingan tahapan turnamen Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 telah berlangsung di GOR Bima, Cirebon, Minggu (5/8) ini. peserta bernama lengkap Nesta Naufal Rasiiq asal Bandung bernomor punggung 0059, akhirnya berhasil memenangkan pertandingan. Nesta menang dua game langsung, 21-17 dan 21-13 atas peserta Pemalang Wisnu Aditya Pramata bernomor punggung 0683.

Nesta yang masih duduk di bangku kelas enam SD Ciluncat 1, Bandung ini mengatakan bahwa modal kemenangannya tadi hanya semangat dan jangan mudah menyerah kalau poin tertinggal, terus kejar dan pantang menyerah.

Ternyata, atlet muda kelahiran Ciamis tahun 2007 ini, mengindolakan salah satu pemain terbaik Indonesia yang berasal dari klub PB Djarum yaitu Kevin Sanjaya. Kata Nesta, ia ingin seperti Kevin Sanjaya jika sedang bermain. Menurutnya, gaya mainnya kevin itu unik dan menarik.

Iya. kalau sedang bermain Kevin seperti menguasai permainan dan juga bagus bola-bola depannya. Gaya mainnya juga unik dan menarik jadi sedikit terinspirasi aja dengan cara mainnya dia.” ujar atlet klub Flamingo ini.

Bagi Nesta, Audisi Djarum ini menjadi yang ketiga kalinya, sebelumnya tahun 2017 lalu ia ikut di kota Cirebon dan langkahnya terhenti di babak perempat final tahapan turnamen. Merasa penasaran Nesta pun langsung datang kota Kudus tapi lagi-lagi nasib Nesta kurang beruntung. Ia hanya mampu bertahan di babak kedua tahapan turnamen.

Pilih klub PB Djarum lantaran banyak teman-teman yang suka dengan klub ini dan ternyata di klub ini juga menghasilkan pemain-pemain top Indonesia. Lagi pula fasilitas yang diberikan juga lebih memadai jika dibandingkan klub lain.” bebernya Nesta.

Sejak berusia 7 tahun Nesta mulai suka dengan olahraga bulutangkis ini. Awalnya sering nonton pertandingan di televisi sama kakek. Dan dapat motivasi juga dari sang kakek (Dedi Sopandi, 56 thn).

Kakek juga sempat mengajarkan tehnik dasar bermain dan langsung di masukan ke klub dekat rumah itu. Suka sama bulutangkis karena olahraga ini berbeda dengan olahraga lainnya yang resiko cideranya lebih sedikit. Kalau saya alami malah jarang sekali cideranya.”  tutup Nesta. (ds)